Foto Ilustrasi

PSC MAJALENGKA - Belum lama ini masyarakat sekitar dihebohkan dengan keluarnya salah satu siswi berinisial (LSL) dari sekolah SMKN I Majalengka. Padahal LSL sekarang ini sudah duduk di bangku sekolah kelas XII atau kelas tiga SMKN I Majalengka dan menurut aturan tinggal beberapa bulan lagi keluar resmi Lulus dan mendapatkan Ijazah

Awak media mencoba menelusuri apa yang menjadi sebab insial LSL salah-satu warga desa Mandapa Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka ini bisa mengambil tindakan sampai nekad keluar dari sekolahnya, dan akhirnya awak media menemukan informsdi dari keterangan beberapa narasumber yang menjelaskan bahwa LSL Siswi SMKN I Majalengka keluar dari sekolah, Diduga karena hamil dan menurut informasi yang di dapat bahwa yang diduga telah menghamilinya ialah salah satu siswa yang bersekolah di tempat yang berbeda berinisial RAP.

"Kami mengetahui tentang permasalahan ini karena informasi yang di dapat bahwa ada salah-satu siswi telah keluar dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Majalengka berinisial LSL dan duduk di bangku sekolah XII RPL B, kompetensi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak, dengan nama orang tua inisial MN asal desa Mandapa, sekarang ini bulan Desember 2022 kedua siswa ini sudah keluar dari sekolah bahkan sudah melaksanakan pernikahan" jelas beberapa sumber.

Saat awak media mendatangi SMKN I Majalengka dan mendapatkan keterangan dari Rahmat selaku Wakasek Kesiswaan kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara jelas tentang kehamilan salah-satu muridnya atau siswinya.

" Pihak sekolah sudah melakukan pembinaan kepada siswi bernisial LSL diketahui dari awal bulan Oktober 2022 sudah tidak masuk sekolah dan kami sudah beberapa kali datang kerumahnya di desa Mandapa namun LSL tidak ada di rumah alasan pihak keluarga pergi ke kota alasan tinggal di rumah saudaranya. Dan akhirnya terhitung mulai tanggal 18 Oktober 2022 LSL telah ijin keluar dari sekolah ini dengan alasan mau pindah ke sekolah lain. Bukan karena hamil" jelas Wakasek Kesiswaan sambil memperlihatkan SURAT KETERANGAN KELUAR/PINDAH SEKOLAH dengan Nomor : 422/4016/SMK.CADISDIK. WIL.IX/2022.

Untuk melengkapi informasi lebih dalam awak media melayangkan surat Konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMKN I Majalengka yaitu H. Adang Ardali, S.Pd., M.T. Dengan maksud untuk melakukan Konfirmasi lebih lengkap terkait permasalahan tersebut. Dan kemudian Awak media menerima surat keterangan resmi jawaban surat Konfirmasi dari pihak SMKN I Majalengka.

Dalam isi jawaban surat yang disampaiakan kepada pihak media oleh H. Adang Ardali, S.Pd. M.T selaku Kepala Sekolah SMKN I Majalengka yaitu menjelaskan, Menurut data di buku presensi kelas siswa yang bersangkutan inisial LSL terakhir sekolah hanya sampai akhir September 2022 Terhitung awal Oktober 2022, siswi yang bersangkutan sudah tidak ke sekolah, hal itulah yang dijadikan dasar sehingga wali kelas dan guru BP melaksanakan home visit dengan cara mengunjungi rumah yang bersangkutan.

Saat wali kelas dan guru BP melaksanakan home visit ke rumah yang bersangkutan hanya ditemui oleh ayahnya, sedangkan menurut penuturan ayahnya, yang bersangkutan sedang berada di rumah familinya di Bandung. Atas dasar itulah wali kelas memberikan arahan jika masih ingin sekolah di SMKN I Majalengka yang bersangkutan harus segera kembali bersekolah atau jika yang bersangkutan ingin pindah sekolah, agar segera memberikan jawaban ke sekolah mana yang bersangkutan akan melanjutkan sekolahnya. Orang tua yang bersangkutan meminta waktu  seminggu untuk menentukan pilihan.

Seminggu kemudian pihak orang tua mengajukan pengunduran diri dan terhitung 18 Oktober 2022 secara resmi siswa yang bersangkutan keluar dari sekolah SMKN I Majalengka dan selanjutnya akan melanjutkan pendidikan di PKBM Al-Ikhlas.

Terkait judul Siswi SMKN I Majalengka keluar dari sekolah diduga karena hamil, pihak sekolah tidak pernah menerima informasi dari pihak keluarga atau pun pengakuan dari yang bersangkutan karena sampai yang bersangkutan dinyatakan mundur dari sekolah ini, pihak sekolah (walikelas dan guru BP) tidak pernah bertatap muka langsung dengan yang bersangkutan.

Tindakan yang akan dilakukan pihak sekolah SMKN I Majalengka kedepannya agar kejadian yang serupa tidak terulang kembali. Mengimbau kepada orang tua siswa melalui wali kelas untuk lebih meningkatkan bimbingan dan pengawas putra-putrinya selama berada di rumah.

Memberikan penyuluhan mengenai “Kesehatan Reproduksi dan Bahaya HIV AIDS” bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Cigasong. Memberikan penyuluhan mengenai “Perilaku dan Kenakalan Remaja” bekerja sama dengan Lembaga Psikologi “Cakrawala Consultant”. Melaksanakan kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bagi kelas X, XI, dan XII.

“Demikian jawaban dari saya terkait dua pertanyaan yang media ajukan untuk saya, kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Akhirul kata, Wassalaamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh.” Jelas H. Adang Ardali, S.Pd. M.T 19 Desember 2022. (Aceng NR)