PSC CIREBON - Pedagang di Pasar Batik Trusmi di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon saat ini mengalami sepi pengunjung salah satu penyebabnya dirasakan kurangnya promosi, Para pedagang juga mengeluh, kurang pengunjung sangat mempengaruhi ke omzet penjualan karena pasar batik Trusmi masih didominasi para pedagang batik yang sudah lebih dulu mapan.  Rata-rata konsumen, terutama yang langsung datang ke Trusmi, lebih banyak yang memilih langsung ke butik-butik milik pengusaha batik dibanding pergi belanja di Pasar Batik.

Adanya hal itu satu wadah dengan nama Ruang Diskusi Cirebon (RDC) memiliki inisiatif ide dan gagasan akan kembali membuat promosi pasar batik trusmi agar kembali ramai pengunjung dengan tema "Pemberdayaan Pemanfaatan Optimalisasi Pasar Batik Trusmi" dan Pada hari ini Rabu tanggal 20 Juli 2022 RDC melakukan pertemuan dengan Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si selaku Wakil Bupati Kabupaten Cirebon diruang kerjanya mengadakan Diskusi mengenai rencana promosi Pasar Batik Trusmi

Arief Rahman selaku Ketua RDC Kabupaten Cirebon yang di dampingi Wahyu HR selaku Sekretaris dan A Maman Roenza Ketua LBH ELIT Cirebon Raya yang juga selaku Pembina di RDC serta  Us Us Ruchiyat, Jaelani Johar, Boim anggota RDC lainnya yang turut hadir mengatakan,


Sudah ada konsep yang tengah disiapkan. Pasar Batik nanti akan dipadukan dengan pusat kuliner, juga sarana pendukung lain untuk menarik minat pengunjung diantaranya akan dibuat seolah menjadi taman padahal bukan taman akan tetapi mirip seperti taman agar ketika pengunjung datang tidak merasa jenuh biar bisa melakukan foto-foto dan membuat fasilitas-fasilitas untuk memanjakan pengunjung seperti tempat-tempat visual untuk kebutuhan selfie dan lainnya.

"Disisi lain akan mengundang pengrajin produk lainnya selain batik untuk bisa menempati dan berjualan disitu dan nanti kita kedepannya juga akan mengadakan pasar malam secara bersambung dan perlombaan-perlombaan" Paparnya

Menanggapi hal itu Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si selaku Wakil Bupati Kabupaten Cirebon mengatakan, mendukung sepenuhnya ketika berbicara demi kemajuan Kabupaten Cirebon salah-satunya dari segi perekonomian, berbicara mengenai Pasar Batik Trusmi mendukung penuh ketika ada putra daerah yaitu RDC yang berinisiatif ingin memajukan memperdayakan Pasar Batik Trusmi

"Karena ketika Pasar Batik Trusmi sudah bisa berkembang maka pemasukan buat PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga ada, sehinga nanti pendapatan dari pasar batik bisa dikelola kembali untuk Pasar Batik Trusmi" Ucapnya (ROCHELI)