PSC. Majalengka - Desa Cipicung, Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka, Jawa Barat telah melaksanakan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 mei 2021 dan Pilkades tersebut dimenangkan oleh Jajang Sudrajat sang kades baru mengalahkan calon kades Incumbent yakni Asep Haryanto.

Namun ternyata berdasarkan penelusuran pasca dari Pilkades tersebut menyisakan beberapa permasalahan yang diduga kuat apakah dari ketidak puasan sang mantan kepala desa yang kalah dalam persaingan Pilkades?. Ataukah ada pihak ketiga menunggangi yang mengharapkan kekisruhan di wilayah desa Cipicung?.

Diantara permasalahan tersebut diantaranya pelayanan masyarakat sempat berhenti beberapa hari dikarenakan semua perangkat desa yang lama tidak masuk kerja tanpa keterangan dan sangat ironis beberapa alat inventaris desa barang kantor seperti laptop dan barang berharga lainnya tidak ada di tempat.

Dan bukan cuma itu saja dokumen arsip desa seperti keterangan kegiatan pembangunan di masa pemerintahan kades Asep, semuanya bersih bak ditelan bumi.


Permasalahan ini terkuak berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh awak media saat mendatangi desa Cipicung dan keterangan dari beberapa narasumber, menjelaskan.

"Kami sangat bersyukur dengan telah terpilihnya kades baru yakni Jajang Sudrajat. Namun disisi lain kami merasa prihatin, karena kami perhatikan saat kades baru mulai kerja perangkat desa baru semua dan perangkat desa lama tidak masuk semua, yang paling mengherankan di kantor desa sama sekali tidak ada perangkat inventaris untuk melayani masyarakat seperti komputer atau laptop, makanya saat itu sewaktu mulai menjabat pelayanan masyarakat sempat vakum karena perangkat desa yang lama tidak ada yang hadir dan tidak ada laptop bahkan dokumen pentingpun bersih" jelas beberapa narasumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sumber juga menambahkan, "Kami ingin permasalahan ini bisa terungkap siapa yang bertanggungjawab dan pelaku bisa ditindak secara hukum" tambahnya.

Saat awak media mendatangi kantor desa Cipicung dan menanyakan terkait permasalahan, kepala desa Cipicung Jajang Sudrajat dengan didampingi beberapa perangkat desa menjelaskan.

"Saya menginjakkan kaki di kantor desa Cipicung dengan kondisi pemerintahan dari nol, karena perangkat desa dan anggota BPD semuanya mengundurkan diri. Bukan cuma itu saja alat inventaris desa seperti laptop beserta dokumen seperti Arsip RPJMDes ataupun LPJ hasil kegiatan pembangunan di masa pemerintahan desa sebelum saya, semuanya kosong. yang ada di kantor desa cuma ada meja, kursi, timbangan bayi, monitor komputer satu tanpa mesin juga barang lainnya yang biasa saja dan memang betul saya akui pelayanan masyarakat sempat berhenti beberapa hari, dikarenakan sewaktu saya mulai menjabat kepala desa kondisi seperti demikian. Dengan waktu beberapa bulan sudah ada perangkat desa dan terbentuk anggota BPD dan hasilnya Alhamdulillah pelayanan masyarakat sudah stabil. Untuk alat pelayanan masyarakat seperti laptop kami adakan dengan cara swadaya dulu. Saya berniat bekerja sama dengan tokoh masyarakat untuk membangun dan menata desa Cipicung yang kita cintai" ungkap kades Jajang.


Untuk melengkapi inpormasi awak media mendatangi kediaman Asep Haryanto. Mantan Kepala Desa Cipicung, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Dengan maksud untuk menemui dan melakukan konfirmasi terkait permasalahan tersebut. Dikarenakan mantan Kades sedang tidak ada ditempat, maka dilayangkan surat konfirmasi Kepada Asep Haryanto, Jum'at 11/02/22 dengan Nomor: KFR - PWS - 111 - 250 -2022. Dan diterima oleh isteri mantan kades.

"Kebetulan Abah Kuwu sedang keluar kota, perihal surat ini nanti saya sampaikan" jelas isteri mantan Kuwu Asep saat terima surat konfirmasi.

Sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Mantan kepala desa Cipicung.

Penulis: Aceng.