PSC Majalengka - Menindaklanjuti pemberitaan edisi sebelumnya terkait permasalahan di desa Tajur, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, banyak yang bertanya tanya kepada pihak pemerintah desanya perihal pelaksanaan pembangunan di tahun berjalan. Pasalnya di kantor desa dipasang spanduk Apbdes tahun 2021 hanya dengan keterangan global saja tanpa diperinci ragam pembangunan apa saja dan berapa jumlah masing masing anggarannya. Jum'at 07/01/22.

Ternyata kini semakin terkuak, dugaan kebobrokan dalam pelaksanaan pembangunan yang ada di wilayah desa Tajur seperti halnya pembangunan Rabat Beton yang konon katanya baru saja selesai beberapa minggu, tampak terlihat batu split banyak yang mengelupas. Hal ini terkuak, berdasarkan informasi dari beberapa sumber yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, menjelaskan kepada awak media.

 "Pembangunan Rabat Beton tersebut berada di lokasi RT. 001 & RT. 006 desa Tajur, sesuai tertera di dalam papan informasi proyek pekerjaan tersebut berasal dari program Dana Desa (DD) tahap 2 tahun 2021, menghabiskan anggaran sebesar Rp. 67.861.000 (enam puluh tujuh juta delapan ratus enam puluh satu ribu rupiah) dengan ukuran volume 72 M3. Namun pekerjaan baru saja selesai dilaksanakan, terlihat sesuai photo bulan Desember tahun 2021 terlihat kondisinya sudah banyak yang mengelupas, diduga kuat tidak sesuai Rab dan terindikasi korupsi" jelas Beberapa sumber.

Sumber juga menambahkan, "Kalaupun memang pekerjaan tersebut dilaksanakan sesuai aturan dan Rab, pastinya menurut sepengetahuan kami, rabat beton atau jalan cor tersebut tidak akan cepat rusak" tambahnya.

Atas dasar undangan dari pihak pemerintah desa Tajur dan untuk melengkapi informasi, awak media pewartasemesta.com Hendarto mendatangi kantor desa Tajur dengan didampingi beberapa rekan awak media yakni Nanang, Didi dan Dede. Rabu 05 Januari 2022.

Sempat menunggu beberapa saat dikarenakan ada kunjungan dari pihak kantor kecamatan Cigasong dalam acara Monev, akhirnya awak media diterima oleh pihak pemdes Tajur sekira pukul 10,00 WIB. Kepala desa Tajur Hj. Nanih Sumarni, dengan didampingi oleh beberapa perangkat desa dan juga Abah Yahya yang mengaku dari anggota salah satu Ormas menyambut dengan kedatangan awak media.

Abah Yahya menjelaskan bahwa dirinya adalah salah satu anggota Ormas.

"Iya saya adalah anggota Ormas yang beralamat di kecamatan Cigasong" jelasnya.

Sementara itu Hj. Nanih menjelaskan bahwa dirinya tidak merasa menerima surat konfirmasi dari pihak media. "Kebetulan saat pihak media mengantarkan surat, posisi saya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. Namun ternyata surat tersebut sampai sekarang belum sampai ke tangan saya. Saya memohon maaf kepada pihak media karena baru sekarang bisa bertemu.

Terkait dengan pemasangan spanduk APBDes tahun 2021, memang yang dipasang itu sesuai dengan arahan dari aplikasi Siskeudes, namun kalaupun ada masyarakat yang ingin mengetahui secara mendetail tinggal bisa menanyakan langsung kesini dan pihak desa pasti akan memberitahu apa yang dipertanyakan" jelas Hj. Nanih.

Sementara itu, terkait kondisi jalan gang rabat beton kaur ekbang menjelaskan dan mengiyakan terkait kondisi jalan tersebut.

"Iya betul memang rabat beton yang berada di jalan gang berada di lokasi RT. 001 & RT. 006 sekarang ini kondisinya sudah ada yang mengelupas sesuai yang tertera di photo. Ini dikarenakan pada saat pembangunan, pasangan cor belum kering keburu kejatuhan air hujan, yaa akibatnya seperti itu dan kejadian ini diluar dugaan yang kami anggap seperti musibah.

Dan sekarang kami akan segera memperbaikinya" jelas pria yang akrab disapa pa Ambang dengan diiyakan oleh Kades.

Penulis  : Hendarto.