PSC. Majalengka - Dengan maraknya kritikan pedas terhadap pemerintah melalui medsos akhirnya LSM GMBI bergerak investigasi ke lapangan, setelah mengumpulkankan bukti bukti permulaan dan membuat kajian untuk beberapa dinas maka hari ini LSM GMBI  mendatangi kantor kejaksaan negeri Majalengka untuk melakukan diskusi mengenai banyaknya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh  beberpa Oknum Dinas Kabupaten Majalengka,11 November2021.

Kedatangan LSM GMBI yang sebelumnya telah memberikan surat pemberitahuan kegiatan kepada Pihak Kajaksaan Negari Majangka  yang langsung diterima oleh Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka EMAN SULAEMAN, SH., MH. didampingi Kasi Intelijen Kejaksaan diruang kerjanya. 

Banyak hal-hal yang dibahas dalam Diskusi tersebut salah satunya adalah tentang tentang DUGAAN pelanggaran terhadap aturan perundang –undangan Hingga Dugaan Indikasi tindak pidana korupsi yang terjadi di kalangan Perangkat Daerah Kabupaten Majalengka.

Yayat Supriatna selaku sekretaris Distrik ditugaskan langsung ketua LSM GMBI distrik Majalengka H. Agustinus subagja untuk memimpin kegiatan diskusi tersebut, yayat supriatna mengungkapkan kepada pihak media bahwa tujuan dari diskusi ini adalah  dalam rangka memperkuat temuan lapangan dan kajian LSM GMBI tentang Dugaan pelanggaran yang terindikasi Koprusi di beberapa OPD kabupaten Majalengka yang telah  GMBI kantongi bukti – bukti Permulaannya.

“kami mendatangi kejaksaan Negari majalengka bertujuan untuk berdiskusi  dan meminta pandangan dari pihak kejaksanan tentang beberapa temuan lapangan yang sedang GMBI kaji sebagai dasar penguat berdasarkan regulasi kentuan HUKUM yang ada” ungkapnya


Setelah melakukan diskusi dan mendapatkan pencerahan tentang Hukum dari pihak Kejaksaan Negeri Majalengka, LSM GMBI Kabupeten Majalengka bertekad akan segara melaporkan beberapa Dugaan pelanggaran yang terindikasi KKN yang terjadi di berepa dinas kepada Pihak Kejaksaan Negeri Majalengka,

“Sesuai intruksi dari ketua distrik, selanjutnya kami akan melaporkan Berapa Dinas Kepada kejaksaan Negeri Majalengka terkait Dugaan Pelanggaran dan Dugaan Korupsi yang telah kaji berdasarkan temuan lapangan dan hasil investigasi yang telah kami lakukan” tambah Yayat Supriatana

LSM GMBI Kabupaten Majalengka berharap dengan adanya pelaporan kepada Aparat Penegak Hukum mampu membuat efek jera bagi para oknum OPD yang melakukan pelanggaran, agar terciptanya Good Govermant sehingga  pembanguan daerah Kabupaten Majalengka bisa lebih pesat sesuai dengan perencanaan pembangunan daerah.

Penulis: Hendarto - Aceng.