Kabag Pengadaan Barjas Komentar Terkait Rekanan Gugat Pokja Pemilihan 89 Kabupaten Majalengka

PSC. Majalengka - Terkait pemberitaan edisi sebelumnya mengenai pihak rekanan yang gugat Pokja Pemilihan 89 Kabupaten Majalengka sampai berlanjut ke Pengadilan Negeri Majalengka. Untuk melengkapi informasi, awak media mendatangi kantor Pengadaan Barang dan Jasa Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, kabupaten Majalengka yang tepatnya berada di lingkungan pendopo atau kantor bupati Majalengka.

Hj. Maya Andriyati, S.STP., M.Si. selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Asisten Perekonomian dan Pembangunan menjelaskan bahwa pihaknya dalam menjalankan proses lelang tender pengadaan barang dan jasa sudah sesuai prosedur. Selasa 12/10/21.

"Dalam proses lelang tender pengadaan barang dan jasa di kantor ini cuma tempat karena yang membutuhkan barang atau jasanya berada di wilayah kabupaten Majalengka, namun peserta lelang kontraktor atau rekanan dibuka untuk umum bebas berdomisili di mana saja yang penting NKRI, mau alamat Papua, Maluku bebas siapa saja yang penting persyaratan memenuhi berarti hak mengikuti proses lelang, apalagi peserta lelang sangatlah gampang karena dengan cara online cukup duduk depan laptop ikuti proses lelang setelah dapat keputusan jadi pemenang lelang baru datang kesini untuk memperlihatkan bukti fisik semua persyaratan. Untuk lelang Tender dalam Pengadaan Pekerjaan Belanja Modal Alat Pembersih dan Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) Instalasi Laundry RSUD Cideres memang dimenangkan oleh Duta Indah Abadi yang beralamat luar kabupaten Majalengka, kami yakin dalam hal ini tidak ada kejanggalan berdasarkan pertimbangan Duta Indah Abadi memang layak menjadi pemenang tender" jelas Maya.

"Terkait ada salah satu rekanan yaitu CV. Lima Putra Mandiri yang merasa tidak puas itu hal yang wajar, karena pihak kami bukan pemuas semua peserta lelang dan yang merasa puas cuma satu pihak pemenang sedangkan yang lainnya kalah bisa jadi merasa tidak puas bahkan bisa jadi seperti sekarang sampai menempuh proses hukum. Untuk proses sidang pihak kami sudah menyerahkan pada kuasa hukum dan biarkan sidang di pengadilan negeri Majalengka berjalan bagaimana mestinya," tambahnya.

Asal permasalahan ini terkuak berawal dari keterangan ketua LBH Ganesha Justitia Majalengka Rubby Extrada Yudha, S.H., M.H. dan wakil Dicky Turmudy Turmudy Kushiary, SH.MH. yang menjadi kuasa hukum Ricky S. Putra Suhanda sebagai Direktur kontraktor atau rekanan CV. Lima Putra Mandiri saat mengadakan acara jumpa pers dengan beberapa awak media, 9 Oktober 2021 kemarin. Pihaknya menuding bahwa proses lelang Tender dalam Pengadaan Pekerjaan Belanja Modal Alat Pembersih dan Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) Instalasi Laundry RSUD Cideres syarat dengan kejanggalan.

"Klien kami CV. Lima Putra Mandiri adalah perusahaan lokal di Kabupaten Majalengka yang mengikuti Tender dalam Pengadaan Pekerjaan Belanja Modal Alat Pembersih dan Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) Instalasi Laundry (Tender Ulang)

Kegiatan Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah/Kab/Kota sebagaimana termuat dalam DOKUMEN PEMILIHAN Nomor: PBJ/Pokja Pemilihan 89/510.2/02/TU 1/RSUD CIDERES Tanggal 21 September 2021.

Lelang tersebut dilakukan 3 kali, dari lelang pertama sampai dengan ketiga, CV. Lima Putra Mandiri selalu menduduki posisi pertama atau harga penawaran terendah. Namun, pada tender ketiga, Pokja 89 sebagai panitia tender tersebut justru memenangkan Duta Indah Abadi sebagai pemenang yang harga penawarannya lebih tinggi sampai Rp 200.000.000 dan notabene alamat kantornya berada di Bali.

CV. Lima Putra Mandiri dinyatakan tidak lulus kualifikasi oleh panitia. Penetapan tersebut dilakukan oleh panitia tender tanpa melakukan klarifikasi dan pembuktian yang komprehensif terhadap dokumen penawaran CV. Lima Putra Mandiri.

Klien kami sangat yakin terhadap penawarannya yang telah memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh panitia sebagaimana diatur dalam Dokumen Pemilihan dan kami juga sangat yakin, apabila kita buka penawaran pemenang secara fair, juga akan banyak ditemukan

kekurangan dalam dokumennya" jelas Rubby Extrada Yudha, S.H., M.H. dan Dicky Turmudy Turmudy Kushiary, SH.MH dengan diiyakan oleh pihak kontraktor.

Penulis: Hendarto

Posting Komentar

0 Komentar