Mediasi Antara Pihak Wartawan dan Yudi Terwujud Tabayyun

PSC. Majalengka - Upaya penyelesaian damai kasus perseteruan antara Yudi warga desa Rajagaluh Kidul dan Ajis Siswanda (wartawan wartamaja) yang dimediasikan oleh pihak Polsek Rajagaluh melalui Kanit Reskrim Aiptu Agus Sriwandono, S.H, pada Sabtu (4/9/2021) di Mapolsek Rajagaluh sukses terwujud. Upaya damai tersebut turut diikuti 1 ketua LSM Pekat dan beberapa wartawan cetak dan online.

Kapolsek Rajagaluh AKP Sarjiyo, S.E melalui Kanit Reskrim Aiptu Agus Sriwandono mengatakan, Upaya damai itu sukses terwujud dikarenakan kedua belah pihak telah sepakat dan bersedia menanda tangani surat pernyataan yang telah dibuat oleh pihaknya.

"Adapun bunyi dari surat pernyataan itu adalah : bahwa kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah perselisihan atau kesalahpahaman yang telah terjadi diselesaikan secara kekeluargaan. Kemudian kedua belah pihak saling maaf memaafkan dan tidak lagi saling tuntut menuntut. Dan setelah surat pernyataan damai ditandatangani masing-masing tidak lagi tuding menuding" ungkapnya.

Sementara surat perdamaian yang telah ditanda tangani Ajis (wartawan) di atas materai 10.000 selaku pihak pertama juga turut dibubuhi tanda tangan beberapa orang saksi yaitu Hendarto dari Pemred Wartamaja dan Yudi. Kemudian Yudi (kontraktor) selaku pihak kedua menerima pula dan menanda tangani surat perdamaian dengan membubuhkan dua orang saksi dari pihaknya.

Dalam keterangannya, Ajis mengatakan, bahwa kali ini ia datang ke Mapolsek Rajagaluh atas undangan pihak Polsek yang bertujuan untuk menemukan jalan keluar atas kekisruhan atau kesalah pahaman yang menimpa atas dirinya dengan Yudi supaya terjadinya rasa aman dan kekondusifan semua pihak.

"Saya datang ke Mapolsek atas undangan dari pihak Polsek Rajagaluh untuk menyelesaikan peseteruan atas kesalahpahaman yang terjadi, antara saya dan Yudi selaku kontraktor pasca pemberitaan yang saya buat sebelumnya, dan alhamdulillah atas prakarsa damai yang diarahkan pihak Polsek Rajagaluh, akhirnya saya dan Yudi bisa menyelesaikan secara damai atas apa yang telah terjadi" katanya.

Sementara Yudi selaku pihak kedua mengatakan, Pihaknya kini merasa damai dan tenteram atas mediasi yang telah terjadi sehingga menghasilkan Tabayun atau damai. Dia pun berharap kedepannya agar para wartawan, siapapun dan dimanapun dalam mengerjakan tugas jurnalistiknya diharapkan untuk profesional, dengan melakukan konfirmasi dulu secara baik dan benar agar komunikasi yang baik terjalin.

"Alhamdulillah saya ucapkan terimaksih pada semua pihak, baik itu dari pihak Polsek Rajagaluh dan Rekan-rekan Wartawan, khususnya sodara Ajis yang telah berdamai dengan Saya, bahwa kami telah sepakat dan menyetujui untuk berdamai secara kekeluargaan tanpa ada paksaan dari pihak manapun karena murni kami berdua telah menyadari semua kesalahpahaman antara kami berdua, saya pun berharap kedepannya para wartawan agar konfirmasi dulu sebelum naik berita agar beritanya sesuai fakta dan keterangan sumber, karena saya 24 jam siap untuk memberikan klarifikasi bilamana ada wartawan yang mau konfirmasi pada saya, perlu saya jelaskan bahwa saat itu saya mendatangi rumah Azis beserta beberapa rekan termasuk ada rekan media dengan maksud untuk menyampaikan klarifikasi terkait isi pemberitaan bahwa itu tidak sesuai dengan fakta bukan untuk melakukan penyerangan adapun pekerjaan pembuatan Billboard saya adalah murni pengusaha dan mempunyai bengkel Las maka pihak desa minta bantuan untuk buatkan Billboard, tidak sampai diborongkan apalagi sampai kasih uang pengembalian Rp 5.000.000" Ungkapnya.

Ditambahkan Hendarto selaku Pimred Warta Maja, mengatakan, bahwa pihaknya mengambil hikmah atas kejadian yang telah terjadi, sehingga hari ini atas kehendak kedua belah pihak terwujudlah mediasi yang damai.

"Hikmahnya, bahwa kita harus berpikir dulu sebelum melakukan tindakan apapun baik itu oleh pihak wartawan ataupun pihak lainnya yang berurusan dengan media dalam melakukan ucapan ataupun tindakan, agar tidak ada perseteruan atau pun salah paham lagi, adapun kalau merasa dirugikan dalam pemberitaan sebaiknya pihak manapun boleh mengajukan hak jawab dan koreksi secara santun atas pemberitaan yang menimpanya kalau masih juga belum puas ada upaya hukum dengan melakukan somasi dan kalaupun masih belum puas masih ada upaya tuntutan hukum lainnya, Saya juga mengucapkan terimakasih pada pihak Polsek Rajagaluh yang begitu Profesional dalam melayani dan Mendamaikan kami" Jelasnya.

Penulis: Hendarto.

Posting Komentar

0 Komentar