Penyelenggara PKBM Berharap Ada Pengganti Atas Hapusnya Anggaran WB 21 Tahun Ke Atas, Dan Berharap Ada Bantuan Komputer


PSC. Cirebon - Tidak tercovernya anggaran oprasional bagi warga belajar (WB) usia 21 tahun ke atas pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari BOP pusat tahun 2021, membuat penyelenggara berpikir keras dalam mengelola lembaga.

Seperti yang dikatakan ketua forum PKBM Kabupaten Cirebon, Sanaji. S.Pd,  hilangnya bantuan biaya pendidikan bagi WB diatas usia wajib belajar pada PKBM, berdampak pada proses kegiatan pembelajaran dan biaya penyelenggaraan lainnya. "Ya, sangat berpengaruh. Terutama dalam belanja honor guru pamong, kita harus kembali menyesuaikan anggaran yang ada," terangnya, Kamis (26/8) di SDN 1 Mayung.

Sanaji berharap, ada pengganti anggaran pusat yang tidak ada peruntukan bagi warga belajar usia 21 ke atas itu. "Harapan kami, anggaran pusat yang hilang tersebut, dapat diganti dari anggaran provinsi ataupun dari pemerintah daerah kabupaten," ucapnya.

"Kendala lain, kadang WB usia wajib belajar yang pindah ke PKBM masih tercatat di lembaga pendidikan formal, sehingga data di pusat belum masuk sebagai warga belajar pada PKBM. Dan ini jelas berimbas pada berkurangnya anggaran bop yang seharusnya diterima PKBM," imbuh Sanaji.

Selain itu, menurut  Ia, bantuan untuk pengadaan komputer menjadi keinginan para penyelenggara, yang diharapkan menjadi perhatian pemerintah. "Kami juga mengharapkan adanya bantuan penyediaan sarana komputer," ujarnya. (Baim)


Posting Komentar

0 Komentar