Suasana Meriah Pasar Seni Di Eks Pujasera Diadakan Perupa Majalengka

PSC. Majalengka - Seni Rupa adalah sebuah keragaman budaya yang menjadi ikon penting bangsa kita. Seni Rupa seperti bidang seni lainnya memiliki nilai karya yang sangat tinggi. Dengan begitu, maka akan sangat penting untuk dilestarikan serta diberdayakan agar berkembang maju dan dapat menginspirasi banyak orang.

Hal ini menjadi dasar pemikiran Ade Realisme ketua komunitas Perupa Majalengka (Peka), beliau ingin Seni Rupa di Majalengka dapat berdaya dan bersinergi, dengan membuka peluang-peluang market lebih luas bagi masyarakat umum, khususnya minimal warga Majalengka.

Oleh karena itu, melalui Komunitas yang dipimpinnya, Perupa Majalengka (Peka) mengadakan event Pasar Seni yang diselenggarakan di Gazebo eks Pujasera Majalengka, dibuka dan dimulai hari ini Sabtu 10 April 2021.

Ade mengatakan bahwa pasar seni ini bermaksud menciptakan Pasar dibidang seni terutama Seni Rupa, "Para pelaku seni baik seni rupa ataupun bidang seni yang lain bisa berkumpul, berkolaborasi dan bertukar pikiran disini (eks Pujasera), supaya hasil karyanya bernilai ekonomi, merekapun nanti dapat bertemu dengan pembeli" ujar Ade, saat memberikan sambutannya pada pembukaan acara tersebut.

"Pihak-pihak terkait atau dinas-dinas terkait, agar bisa menyelaraskan antara pelaku seni dan sektor lainnya, sama-sama membangun Majalengka kedepan, dan juga kepada rekan-rekan agar tidak sungkan-sungkan mari kita bergabung disini, untuk menuangkan idenya atau apapun itu kemampuan karyanya, sehingga Majalengka yang mendapatkan penghargaan yaitu "Anugrah Kebudayaan" ada faktanya" ujarnya lagi.

Hal senada diungkapkan oleh Taufik pelaku dan pemerhati seni dan budaya yang akrab dipanggil Geblug, yang ditemui disela-sela acara, Ia berharap pihak dinas terkait dapat menyelaraskan para pelaku seni Rupa dengan bidang seni yang lain.

Lebih lanjut, Taufik berharap banyak kepada Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Majalengka, agar dapat lebih memperhatikan kreativitas dan karya seniman perupa, "Seni Rupa Majalengka kurang tersentuh, beda dengan bidang seni yang lain, jadi saya sangat berharap kepada dinas terkait terutama Dekranasda Majalengka agar dapat lebih memperhatikan kawan-kawan perupa" ujar Taufik. 

Sementara itu, saat acara pembukaan Pasar Seni, suasana sempat hening, beberapa hadirin tidak dapat menahan air matanya karena terharu saat adik-adik dari SLBB YPLB Majalengka membacakan Puisi, setelah sebelumnya mereka menuangkan karyanya dengan mengikuti lomba lukis.

Sekolah disabilitas yang dikepalai oleh Sri Aminah tersebut, hampir setiap tahun selalu ikut acara yang digelar oleh komunitas Peka tersebut, "Alhamdulillah ya, saya sangat bangga sekali, disaat pandemi seperti saat ini, anak-anak kami dapat ikut serta dalam berkarya" ujarnya ramah berseri.

Penulis: Hendarto.

Posting Komentar

0 Komentar