Pemda Majalengka Menghentikan Pembangunan Pabrik Indo Argo Plus di Desa Bongaskulon Yang Belum Berijin

 

PSC. Majalengka -  Setelah viral diberitakan dan dipertanyakan oleh aktivis Charlie, general office Komite perdamaian dunia 202 negara atau world peace commite beserta beberapa awak media terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Polres Majalengka, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

Akhirnya Pemda Majalengka melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Kabupaten Majalengka dan dikawal oleh pihak Polres Majalengka, hari jum'at 12 maret 2021 menyambangi lokasi untuk menghentikan pembangunan pabrik yang konon katanya untuk PT Indofood dan ternyata sekarang terkuak sudah bukan untuk PT Indofood melainkan untuk Indo Argo Plus yang berada di Desa Bongaskulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka yang tepatnya berada di lokasi pintu masuk Tol Cipali, Provinsi Jawa Barat 

Saat diwawancarai oleh awak media Adis Irman Pramana, S.Pd. Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, menjelaskan 

"Yang kami lakukan sekarang adalah langkah awal survei lapangan dan buktinya memang betul ada aktivitas pekerjaan untuk pembangunan pabrik yang konon katanya untuk PT Indofood, intinya pihak kami tidak tahu sama sekali pembangunan ini untuk pabrik apa, dikarenakan sama sekali belum ada secarik kertaspun ke meja kami terkait pembangunan ini maka kami tegaskan aktifitas disini belum berijin alias Ilegal. 

Untuk langkah sekarang kami melakukan cara Persuasif dulu kami persilahkan pada pihak perusahaan atau owner untuk memproses perihal perijinannya yang mulai hari ini aktifitas disini "DIHENTIKAN" kami akan ijinkan kembali kalau sudah beres proses perijinannya" tegas Adis.

Charlie selaku Perwakilan general office Komite perdamaian dunia 202 negara atau world peace commite angkat bicara, 

“Saya selaku Ketua Perwakilan general office Komite perdamaian dunia 202 negara atau world peace commite, mengapresiasi kepada pihak Pemda Majalengka khusus Satuan Polisi Pamong Praja dan Polres Majalengka yang telah cepat tanggap mendengar aspirasi dari kami selaku pihak masyarakat bawah, akhirnya hari ini perusahaan yang nakal ditindak tegas.

Setelah ditindak seperti ini barulah pada muncul biangkeroknya ialah sebagai Owner the name is Mr.Qodir Maincont PT.Caruban dirutnya H.Mamat dan pelaksana H Maman.

Dan ternyata ini bukan untuk PT Indofood melainkan untuk PT Indo Argo Plus.

Padahal kemarin kami sudah beberapa hari turun kelokasi namun tidak ada perwakilan dari pihak perusahaan yang bisa kami temui untuk dipintai keteranganya" jelas Charlie.

Penulis: Hendarto.

Posting Komentar

0 Komentar