Laskar berbagi kasih Serahkan Bantuan, Posko Siaga Bencana Desa Randegan Wetan Selalu Sigap

PSC. Majalengka - Blok Bojong Seler, Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka selama dua hari senin dan selasa 8-9 februari 2021 terkena musibah banjir dengan ketinggian 1 sampai 1.5 meter. 

Musibah banjir tersebut dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi sejak hari minggu hingga mengakibatkan  meluapnya sungai Cimanuk - Rentang dan airnya masuk kepemukiman warga melalui saluran air Bugel dan Walungan Gede perbatasan putridalem kampung bojong badak sejak malam senin. 

Hari jum'at 12 februari 2021 Laskar berbagi kasih yang diwakili oleh Muhammad Faudzan menyampaikan bantuan macam kebutuhan warga seperti mie instan, pakaian layak pakai dan uang cash. 

"Kami berbagai kasih kepada masyarakat yang membutuhkan dan sekarang masyarakat desa Randegan Wetan bagian dari penerimanya dan ini hanyalah tanda bukti bahwa kami Laskar Peduli Kasih dari yayasan Bhanu Adyuta Dakara yang berkantor di jl. Kedungkanca, Desa Kedungkanca, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. 

Ingin meringankan sedikit beban memang kalau melihat jumlahnya tidak seberapa dan tidak mungkin bisa menutupi kebutuhan semuanya dan kami berharap pihak lainnya agar terketuk hatinya untuk membantu masyarakat yang terkena musibah" jelas Faudzan. 

Kepala Desa Randegan Wetan, Ahmad Umbara, SE menjelaskan bahwa pihak pemerintah beserta masyarakat desa Randegan Wetan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Laskar berbagi kasih yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat kami, kami akan segera membagikan bantuan tersebut kepada masyarakat.

Kami tidak menyangka akan adanya kejadian banjir ini, karena baru terjadi lagi selama 40 tahun sekitar tahun 1975 hal ini terjadi dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi sejak hari minggu hingga mengakibatkan  meluapnya sungai Cimanuk - Rentang dan airnya masuk kepemukiman warga melalui saluran air Bugel dan Walungan Gede perbatasan putridalem kampung bojong badak sejak malam senin. Jadi air hujan dari pemukiman warga tidak bisa masuk sungai Cimanuk malahan air dari sungai Cimanuk masuk ke pemukiman warga lewat pintu air sungai Bugel dan Walungan Gede.

Akibat dari bencana banjir ini dua rumah warga atas nama Warki dan Masta kondisi temboknya jebol dan rumahnya hampir ambruk maka mereka tidak berani tinggal dirumahnya karena khawatir ketimpa bangunan" jelas Ahmad Umbara. 

Juga menambahkan, Kami sangat berharap pihak pemerintah agar supaya mengalokasikan anggaran untuk bisa merehab kedua rumah warga kami dan alhamdulillah selama ini kami sudah mengalokasikan bantuan seperti makanan siap saji dari pemerintah desa Randegan Wetan yang anggarannya  berasal dari dana pribadi.

Dan ada lagi jenis bantuan dari pihak Kecamatan Jatitujuh, Pemda Majalengka, Mahasiswa STAI Majalengka, UNMA, YPIB dan dari perkumpulan Patriot Desa, Jabar Bergerak, Moka Majalengka dan ada banyak lagi yang lainnya mohon maaf kami tidak menyebutkan satu persatu dikarenakan lupa.

Barangkali ada pihak lain yang ingin memberikan bantuannya, kami persilahkan datang saja kesini langsung melalui posko siaga bencana karena sampai sekarang petugas posko selalu stanbay di Blok Bojong Seler, Desa Randegan Wetan" tambahnya. 

Penulis: Hendarto.

Posting Komentar

0 Komentar