Diduga Banyak Kejanggalan Puluhan Warga Beusi Geruduk Kantor Desa


PSC. Majalengka - Dimulai pukul 20.00 wib, puluhan warga Desa Beusi Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka datangi balai kantor Desa Beusi untuk pertanyakan terkait dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa (DD) yang menurut penilaian warga beusi ada suatu kejanggalan dalam penggunaan anggaran, Rabu (17 februari 2021).

Menurut tokoh masyarakat atau yang di tokohkan Irin selaku perwakilan dari masyarakat setelah terjadinya mediasi menyampaikan kepada awak media bahwa hasil mediasi tersebut kami sudah ngasih masukan atau kompirmasi dari seorang Kepala Desa Beusi terkait masalah pembangunan yang ada di desa beusi, ucapnya.

" Lanjut irin, saya selaku warga desa beusi menggaris bawahi provit dari satu aitem itu ada provit 20 juta, sedangkan menurut hemat saya sesuai keterangan juklak dan juknis nya dari Dana Desa(DD) tersebut itu sudah ada hak pa kuwu sekian persen, masa harus ngambil lagi dari setiap aitem projek dan itu tidak etis menurut pendapat saya, jelasnya irin


Ditempat yang sama, sementara Noto menambahkan dan menyampaikan pada awak media bahwa saya belum puas dengan apa yang di sampaikan pa kuwu kepada kami sebab semua nya itu seperti angan angan dan di minta LPJ pun tidak mengasihkan ke kita. " karena dengan meperlihatkan LPJ itu adalah bukti real dan itu harus di publikasi sesuai dengan aturan UU no 14 tahun 2008, tukas nya noto.

Adapun H. Uus Usman selaku Kades Beusi menjelaskan kepada awak media bahwa uang 20 juta itu adalah provit dan terus kalau menurut sah atau tidak nya itu kebijakan apalagi pas pemerintahan kita posisi seolah atau mesjid di kita dan sebelumnya pa arifin dan pa kadus bilang sebelum adanya peresmian masjid meminta tolong untuk di bantu masalah urusan tempat wudhu.

Terkait ada kelebihan anggaran atau provit memang ada, terus untuk menghitung provit provit yang lain nanti karena saat ini saya tidak bisa menjawab, jelasnya Kades Beusi.

Penulis : Hendarto.

Posting Komentar

0 Komentar