Dibalik Kemegahan Dan Kemewahan Alun-alun Majalengka Tersimpan Rintihan Pekerja Yang Mengharapkan Bayaran

PSC. Majalengka - Masyarakat Kabupaten Majalengka kini berbangga hati karena mempunyai taman yang indah ialah taman Alun-alun Kota Majalengka yang konon katanya dibangun dengan menghabiskan Anggaran dana Rp 18 Milyard lebih ini tenyata menyimpan suatu permasalahan, pasalnya dibalik kemegahan dan kemewahan taman Alun-alun Majalengka tersimpan rintihan beberapa pekerja yang mengharapkan bayaran dari hasil pekerjaannya yang diketahui berjumlah sampai 110 juta rupiah lebih.

Awal permasalahan ini terkuak berdasarkan keterangan dari inisial SR warga kecamatan Sumberjaya, saat diwawancarai oleh awak media menjelaskan bahwa SR dengan rekannya telah ikut andil dalam proyek penataan taman Alun-alun Majalengka tersebut namun dirinya mengeluhkan sudah setahun ini pekerjaannya belum juga dibayar oleh pihak pengelola proyek, 

"Awalnya saya mendapatkan informasi dari MW warga kecamatan Ligung dan MW yang berhubungan langsung dengan pihak pengelola yaitu PT Ekseton Darma Nusantara katanya perwakilan dari pihak PT Ekseton yaitu Eko. Saya bersama pekerja melaksanakan kegiatan waktu bulan januari - februari 2020, seperti pemasangan kusen aluminium dari mulai pengadaan bahan dengan total biaya sebesar 60 juta rupiah dan baru dibayar 15 juta rupiah lewat tangan MW dan ada sisa hutang 45 juta rupiah, namun ternyata sudah satu tahun dari tahun 2020 sampai sekarang tahun 2021 sisa utang belum juga dibayar. Dan ternyata bukan saya dan MW saja ternyata ada pekerja lain juga seperti bagian pemasangan bata Keraton yang katanya sampai 2 juta rupiah lebih. Kami memohon kepada pihak terkait agar supaya terketuk hatinya untuk membayar modal dan keringat kami, kami hanyalah pengusaha kecil dengan modal seadanya dengan kejadian seperti ini usaha kami semakin terhimpit" jelas SR kepada awak media. 

Setelah mendapatkan keterangan dari SR awak media menghubungi MW melalui Tlpon Seluler ia menjelaskan, sesuai dengan yang dialaminya, 

"Iya memang betul saya yang mengajak SR untuk bergabung dalam proyek Alun-alun Majalengka dan sayapun mendapatkan job proyek dari PT Ekseton Darma Nusantara melalui perwakilannya pa Eko dengan jenis pekerjaannya selain alumunium ada pekerjaan rolling, polding gate. Sama, saya juga ada sisa utang yang belum dibayar sama kontraktor sebesar Rp. 65 juta rupiah dan dijumlahkan sama SR senilai 45 juta rupiah totalnya sampai 110 juta rupiah, untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi langsung sama pihak kontraktornya" jelas MW. 

Untuk melengkapi informasi lebih lanjut media ini menghubungi Eko melalui pesan WhatsApp ia mengatakan, "silahkan pak coba mangga di Kroscek sama orang saya pak, mana yang belum terbayar supaya jelas karena banyak kendala dan dalam waktu dekat saya akan ke Majalengka" Jelas Eko melalaui pesan WhatsAppp

Sampai berita ini dimunculkan belum ada lagi keterangan resmi dari pihak PT Ekseton Darma Nusantara.

Penulis: Hendarto.

Posting Komentar

0 Komentar