Kuwu Palasah Surandi S. Kom. "Semua Pejabat Kuwu Tidak Ada Yang Jujur Saya Juga Setor Ke Pengadilan"

PSC Majalengka - Berdasarkan keterangan dari Sadim Mantan Kepala Desa Palasah Kec. Palasah Kab. Majalengka menjelaskan pada media ini, bahwa pada waktu itu Dengan lantang dan percaya diri, Surandi selaku Kepala Desa Palasah saat ini, pernah mengungkapkan kata "Semua Pejabat Kuwu Tidak Ada yang Jujur Saya Juga Setor Ke Pengadilan." perkataan ini tentunya bisa mencoreng nama baik seluruh Kuwu atau Kepala desa juga pihak Pengadilan Negeri yang ada di seluruh wilayah kedaulatan Indonesia. 


"Saya yang bernama Sadim Warga desa Palasah, saya pensiunan ABRI dan pernah menjabat sebagai kepala desa Palasah periode tahun 2008 - 2014, Saat itu saya diundang buka puasa bersama seingat saya, hari senin 18 mei 2020, yang bertempat di Saung Welit tepatnya sebelah utara SPBU Palasah. Yang mengundang buka puasa bersama adalah bapak Surandi S. Kom (Kepala Desa Palasah) dan hadir saat itu 4 orang yaitu; 

1. Saya (Sadim).
2. Bapak Surandi S. Kom (Kepala Desa Palasah).
3. Bapak Kartawi (Kasi Ekbang Palasah).
4. Bapak Gandi (Anggota BPD Palasah).

Dalam acara tersebut saya berbincang bincang hangat dan kemudian kuwu Surandi menyampaikan tujuan intinya yaitu, selain dari acara silaturahmi buka puasa bersama kuwu Surandi bermaksud mengajak atau meraih kepada saya dan yang hadir untuk membentuk Tim sukses dan siap memenangkan kuwu Surandi untuk terpilih kembali dalam pemilihan kepala yang akan datang sekitar tahun 2021. 

Mendengar maksud tujuan kuwu Surandi tersebut dengan tegas saya menolak, tidak mau menjadi Tim suksesnya. Dan akhirnya saya dan kuwu Surandi berdebat, dalam perdebatan Kepala Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Surandi S. Kom. Dengan jelas menyebutkan, 

"Hey pa Sadim !!! SEMUA PEJABAT KUWU TIDAK ADA YANG JUJUR, SAYA JUGA SETOR KE PENGADILAN". Setelah terjadi perdebatan kemudian langsung saya pamit pulang" jelas Sadim pada media ini

Saat dikonfirmasi oleh awak media Kepala Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Surandi S. Kom. Dirinya menghelak bahwa apa yang dikatakan oleh pa Sadim yang menyudutkan dirinya itu adalah tidak benar. 

"Yang jelas ketika narasumber berkata seperti itu, itu hak mereka, namun amit-amit mohon maaf saya tidak pernah mengucapkan perkataan seperti itu," Ucap Surandi. 

Untuk melengkapi informasi awak media mengirimkan surat konfirmasi kepada Ketua Pengadilan Negeri Majalengka Kelas II, Ibu Eti Koerniati, S.H., M.H dengan nomor; KFR - PWS - II - 56 - 2020.


Lalu kemudian datanglah undangan dari pihak pengadilan dengan dihadiri oleh Sadim selaku saksi dan narasumber beserta beberapa awak media. Ketua Pengadilan Negeri Majalengka Kelas II Ibu Eti Koerniati, S.H., M.H. melalui perwakilannya Ibu Kopsah, S.H.,M.H. menjelaskan,

"Saya adalah perwakilan pihak pengadilan, karena kebetulan Ibu ketua lagi ada acara ke luar kota. 
Pihak Pengadilan Negeri Majalengka mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan awak media yang telah peduli kepada pihak pengadilan, tentunya penyampaian informasi ini dengan maksud untuk menjaga nama baik pihak pengadilan, perkataan dari kepala desa Palasah telah saya sampaikan kepada ibu ketua pengadilan, perkataan tersebut "SEMUA PEJABAT KUWU TIDAK ADA YANG JUJUR, SAYA JUGA SETOR KE PENGADILAN" sedang kami bahas dan dalami apakah ada unsur pelanggaran hukum atau tidak? Karena kata "SETOR KE PENGADILAN" adalah perkataan umum yang sifatnya masih rancu karena tidak fokus pengadilan yang mana, dan setornya ke siapa?" Jelas Kopsah. 

"Yang jelas kami akan berembuk minta pendapat ke atasan kami sampai pihak pengadilan pusat. 
Kalau memang ada unsur pidananya, pihak kami akan segera memproses kepala desa Palasah, Surandi S. Kom" tambahnya. 

Sadim selaku saksi menambahkan, "Menyikapi perkataan kepala desa Palasah, Surandi S. Kom. Dengan jelas saya mendengar dan kejadian ini saya catat dibuku harian. Saya artikan perkataan kuwu Surandi;

"SEMUA PEJABAT KUWU berarti se Indonesia TIDAK ADA YANG JUJUR. Kalau semua kuwu mendengar kata kata ini pasti akan tersinggung, termasuk saya walaupun cuma mantan kuwu. 

SAYA JUGA SETOR KE PENGADILAN, Kalau pihak Pengadilan bisa disuap, pasti proses Hukum tidak akan berjalan lurus karena orang kaya pasti akan berkuasa. 

Tapi kalau pihak Pengadilan tidak merasa dan tidak mau disuap, Pastinya pihak Pengadilan merasa Tersinggung dan kepala desa Palasah, Surandi S. Kom. Akan dipinta Pertanggungjawabannya.

Sistem saya sewaktu masih aktif di kesatuan, kalau ada permasalahan selalu diusahakan dibereskan dibawah tidak perlu lapor dulu ke atasan karena atasan kami harus terima beres. Maka harapan saya pihak pengadilan harusnya tidak perlu lapor dulu kepihak atasan langsung saja panggil kuwu Surandi dan bereskan sekarang" jelas Sadim kepada pihak pengadilan Negeri Majalengka.

Penulis; Tim

Posting Komentar

0 Komentar