Charlie ” General WPC “ Supaya Ada Epek Jera Mr. Lee Harus Bikin Pernyataan Minta Maaf Dan Adakan Jumpa Pers


PSC. Majalengka - Menindak lanjuti pemberitaan edisi sebelumnya terkait  "TKA PT SING WEALTH TEXTILE Ligung Majalengka Berulah" Diduga Pukul Karyawan Hingga Memecat Tanpa Kesalahan Jelas.

Rupanya permasalahan ini telah diberitakan oleh beberapa media online dan bikin heboh jagat dunia maya karena efek dari berita penganiayaan tersebut banyak menuai kecaman dan menyulut emosi para netizen medsos.

Lantas beberapa media online lanjut mengabarkan bahwa imbas dari viralnya berita penganiayaan pihak kepolisian bergerak cepat mendatangi rumah korban.
Isi berita menyebutkan bahwa “Tatang Selaku Korban penganiayaan yang di duga kuat dilakukan oleh Mr. Lee alias Leo selaku General Manager Tekstile PT. Sing Wealth, membuat surat peryataan tidak akan menuntut Peristiwa Penganiayaan tersebut disaksikan oleh Kepala Umum Desa Bondan Sdr. Sobirin dan Raksa Bumi Desa Bondan Sdr. Carsa, Surat Pernyataan tersebut ditandatangani diatas Materai oleh Korban dan saksi.

Menyikapi peristiwa ini Charlie meminta Mr Lee agar mau membuat pernyataan maaf di atas materai dan di publiksikan baik di media online maupun cetak .

Tujuannya adalah sebagai bentuk jaminan agar beliau ( * Mr Lee ) merasa kapok dan  tidak mengulangi lagi perbuatannya serta untuk meredam emosi para netizen dan demi terciptanya kondusifitas. 


Ditemui di kantornya di desa Beusi kamis 16 / 07/ 2020 Charlie kembali memberikan statemen terkait dugaan penganiayaan yang di alami Tatang oleh Mr Lee yang nota bene adalah seorang General Manager di tempat Tatang bekerja PT Sing Wealth Textile , " mengapa sampai saat ini belum ada kabar dari polsek Ligung terkait permintaan audiensi saya dan rekan media yang meminta Mr Lee untuk membuat pernyataan maaf diatas materai pada senin 29/06/2020 , padahal kan tujuan kita baik , biar tidak terulang lagi penganiayaan kepada karyawan yang lainnya ", ujar Charlie .

Kasus seperti Tatang ini menurut keterangan warga sudah sering terjadi namun baru sekarang terexpose dan booming kemana mana , bahkan saya baca di media nasional sudah jadi atensi anggota dewan kabupaten Majalengka , tambah Charlie.

Lebih lanjut Carlie menambahkan , siapa yang bisa menjamin kalau seandainya perbuatan Mr Lee itu tidak terulang lagi . " karena tidak adanya pernyataan di atas materai , bisa saja si Mr Lee itu mengulangi lagi perbuatannya , ya karena tidak ada jaminannya ", tegas Charlie .

Saya pribadi sangat bersyukur antara Tatang dan pihak perusahaan sudah berdamai , tapi tetap harus ada suatu bentuk pernyataan yang tujuannya bila kejadian itu terulang lagi ada sanksinya buat si Mr Lee 

" pada dasarnya saya tetap meminta agar si Mr Lee bikin pernyataan di atas materai yang isinya permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya .

Dia itu kan WNA ( warga negara asing ) , dia cari duit disini , dia juga harus menghormati hukum yang berlaku disini dong " , tambah Charlie


"Biar paham ya ! , kami itu WPC mengemban misi diplomatik perdamaian dunia , WPC itu bukan LSM ataupun Ormas, WPC itu institusi kemasyatakatan internasional yang beranggotakan 202 negara  dan kebetulan saya general staff office mewakili asia tenggara .

Ini kan menyangkut hubungan kedua negara , antara negara si Mr Lee dengan negara Indonesia , siapa yang bisa menjamin kalau seandainya masyarakat yang tau tentang berita penganiayaan ini tidak akan berbuat anarkis .

Jadi kalau kondusif itu harus menyeluruhlah , jangan hanya antara Tatang dengan pihak perusahaan saja " , ujar Charlie lebih menegaskan.

Penulis; Ato.
Keterangan Foto : Charlie 

Posting Komentar

0 Komentar