Terkait Masalah Tanah, Pemdes Beusi Tantang Joko Purnomo Proses Melalui Jalur Hukum


PSC Majalengka - Menindaklanjuti permasalahan di Desa Beusi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka terkait masalah pembuatan akses jalan yang di klaim bahwa jalan tersebut dibangun diatas tanah milik hak waris Joko Purnomo Wardaya warga Desa Mekarsari Kecamatan Jatiwangi Kabupatan Majalengka.

Awak media melanjutkan konfirmasi kepihak pemerintah desa Beusi, dikarenakan kepala desa Beusi Uus Usman H sedang tidak ada ditempat dan akhirnya kades Usman mewakilkan kepada ketua Lpm bapak Surahman menjelaskan

"Saya sebagai ketua Lpm desa Beusi sekaligus mewakili kepala desa Beusi Uus Usman H untuk menjawab pertanyaan dari awak media, Masyarakat kami yang berada di blok rabu dan kamis yang sebelah timurnya menurut peta wilayah masuk desa Tegalaren namun penduduknya berdomisili warga desa Beusi, tentang permasalahan tersebut selaku pihak desa kami persilahkan kepada Joko untuk mengurusnya langsung dengan warga tidak perlu melibatkan pihak pemerintah desa Beusi. Dikarenakan pemdes Beusi yang sekarang baru terbentuk tahun 2019 kemarin,  kepala desanya baru dan perangkatnyapun banyak yang baru jadi wajar kalau pemdes sekarang bisa bilang tidak tahu" jelas Surahman dengan enteng. 

"Apalagi kalau pa Joko merasa punya hak dan punya bukti sah secara hukum, apa susahnya tinggal gugat saja ke pengadilan, biar masyarakat dan pihak desa bisa melek hukum sebagai pelajaran bagi mereka
tentang status jalan tersebut pihak desa sekarang belum bisa mengecek apakah termasuk aset desa ataukah tanah milik keluwarga joko purnomo, karena masih sibuk dengan permasalahan wabah virus Covid-19. Memang betul dulunya sekitar tahun 2011/2012 saat menjabat kepala desa HM Dadang Agusrana beberapa ruas jalan dengan ukuran lebar 3 meter sampai 6 meter dengan ukuran panjang cukup lumayan itu mulai dibentuk dan dilanjutkan pengerasan sampai dihotmix oleh pemdes pimpinan Kades Eeng Taam sampai pimpinan Kades kemarin bapak Regie Galant S. Cuma menurut logika kami, mana mungkin dulu terjadi pembentukan dan pembangunan  jalan ditanah milik warga, pastinya saat itu sudah terbentuk kesepakatan dengan leluhurnya joko secara lisan atau tulisan apakah dihibahkan atau proses lainnya. Yang jelas kami simpulkan pihak leluhur joko tidak akan mempermasalahkan tentang akses jalan tersebut" tambah Surahman. 


Penulis; Ato. 
Keterangan photo; Ketua Lpm desa Beusi,  bapak Surahman

Posting Komentar

0 Komentar