Masih Banyak yang Layak Menerima, Pihak Desa Ligung Lor Alihkan Kuota BLT DD Untuk Pembangunan.

PSC Majalengka - Pemerintah Desa Ligung lor, Kecamatan Ligung, Majalengka telah melaksakan penyaluran BLT Dana Desa ke masyarakat yang telah terdata. Namun pada tahap pembagiannya, jumlah kuota yang telah ditentukan berhak menerima bantuan sebanyak 169 penerima tersebut diduga dipangkas sebanyak 65 penerima, hanya dengan alasan bahwa sebagian calon penerima BLT DD tersebut telah menerima bantuan dari anggaran lain atau dobel bantuan dan akhirnya anggaran BLT DD hanya dikasihkan pada 104 penerima saja. 
Dan pihak pemerintah desa Ligung Lor mengambil kebijakan anggaran 65 penerima dengan dana sekitar Rp 117.000.000 tersebut dialihkan kepada kegiatan pembangunan, padahal masyarakat menilai masih banyak warga desa Ligung Lor yang masih layak menerima dana bantuan Covid-19 tersebut. 


Tentunya kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah desa Ligung Lor ini mendapatkan kritikan pedas dari wargnya karena warga menginginkan anggaran 65 penerima dengan dana sekitar Rp 117.000.000 tersebut dialihkan kepada masyarakat lain yang layak menerima bantuan jangan dialihkan pada kegiatan pembangunan. Kritikan pedas ini disampaikan langsung oleh perwakilan warga desa Ligung Lor Sdr Sodikin, Firman, Gugun, Kadi, Nurwenda Ewo dan ada lagi puluhan warga yang menunggu dihalaman kantor desa. 

"Kami langsung menemui kepala Desa dan menanyakan hal itu. Namun Kepala Desa lugung lor tidak mampu memberikan penjelasan dan meminta untuk dibicarakan baik-baik tapi saya menolak keras. 
Bahkan warga ada yang terbilang mampu justru mendapat bantuan BLT Dana Desa," bahkan dari jumlah penerima BLT DD  (Rp 1800.000) persatu penerima dari 169 penerima hanya tersalurkan pada 104 penerima sisanya 65  malah dialihkan pada kegiatan pembangunan, padahal masih banyak warga yang membutuhkan ko malah di alihkan ke pembagunan pipanisasi"tambah Nurwenda dkk.
"Seharusnya pihak desa legowo dan memperjuangkan masyarakatnya dengan mencari lagi siapa masyarakatnya yang betul betul membutuhkan" tambahnya. 


Kepala Desa Ligung Lor saat  dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, menuturkan total penerima hasil musyawarah desa telah ditetapkan sebanyak 169 orang dan baru 104 yang tersalurkan per Rabu (16/06/2020), karena saat  itu kami dikejar waktu hanya 3 hari untuk membuat pelaporan LP. Serba keder gemper ( bahasa cirebon)." Ucapnya.

Disinggung mengenai adanya warga yang menyoroti terkait penerimaan BLT yang tidak bijak ditanggapi santai olehnya.

"Tidak apa-apa itu haknya warga, memang ada pembicaraan mengenai itu dan memang dari perwakilan pemuda dan masyarakat yang merasa tidak puas  yang diusulkan, namun kami akui dari penerima BLT DD masih ada sisa yang belum disalurkan karna terbatasnya waktu kami buat pelaporan ke pusat, akan tetapi pihaknya masih terus mendata semaksimal mungkin bagi yang berhak menerimanya " ujar ade.

Penulis: Ato 
Keterangan photo: Kantor Desa Ligung Lor dan suasana penyampaian pendapat.

Posting Komentar

0 Komentar