Modal BUMDes Batujaya Diduga Digondol Oknum.



PSC. Majalengka - Badan usaha milik desa yang disingkat menjadi BUMDes merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. 

Pemerintah Desa dapat mendirikan BUMDes sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa. Pembentukan BUMDes ditetapkan dengan Peraturan Desa dan kepengurusannya terdiri dari Pemerintah Desa dan masyarakat desa setempat. 

Terkait dengan halini BUMDes desa Batujaya, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka yang konon katanya sewaktu kuwu Oneng masih menjabat sebagai kepala desa Batujaya, ada anggaran dana BUMDes sebesar Rp 50 juta rupiah. 

Selidik punya selidik awak media mencium permasalahan dikarenakan menurut penjelasan masyarakat bahwa modal BUMDes sebanyak 50 juta rupiah tersebut sekarang hilang dan tidak ada kejelasannya,

"Kami mengetahui bahwasanya pada saat kuwu Oneng masih menjabat sebagai kepala desa Batujaya, ada anggaran dana BUMDes sebesar Rp 50 juta rupiah. Namun faktanya dana BUMDes sebesar Rp 50 juta rupiah tersebut sampai sekarang tidak ada hilang entah kemana dan tidak ada laporan pertanggungjawabannya. Maka kami pantas menduga bahwa Modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut digondol oknum dan kalaupun pemerintahan sekarang yang dipimpin oleh Kades Sanusi tidak merasa bersalah seharusnya mereka menjelaskan, anggaran BUMDes tersebut hilang diwaktu kapan dan kepengurusan siapa dan siapa yang layak mempertanggung jawabkannya?" jelas narasumber. 

Untuk melengkapi inpormasi awak media mengirimkan surat konfirmasi Kepada Bapak SANUSI, Kepala Desa Batujaya, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Dengan Nomor: KFR - PWS - III - 157 - 2020. Namun sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak desa Batujaya. 


Penulis; Aceng-Ato

Ket photo; Ilustrasi.

Posting Komentar

0 Komentar