Warga Cibentar Harapkan Adanya Bendungan Aripan Untuk Mengairi Sawah.

PSC. Majalengka - Masyarakat desa Cibentar, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka sekitar 80 persen  mata pencahariannya adalah petani dan yang selebihnya pekerja lain. Maka sangatlah hal yang wajar air sangatlah dibutuhkan untuk aktivitas pertanian. Sedangkan lahan pertanian didesa cibentar sendiri mencapai luas sekitar 171 hektar dan untuk mencukupi kebutuhan air dikala musim kemarau tiba para petani ini sangat mendambakan dibangunnya bendungan Aripan yang berada di Leuwi Aripan Sungai Cikeruh. 


"Warga desa Cibentar telah melaksanakan musyawarah untuk merumuskan agar adanya saluran air dari sungai Cikeruh menuju lahan Pesawahan dan kemudian dari PADes kami sudah membayar pembebasan tanah warga dengan ukuran panjang 350 meter lebar 5 meter dan kalau dibulatkan sekitar 100 bata lebih. Lalu masyarakat gotong royong membuat saluran air dan saat musim kemarau tiba kami mencoba membuat bendungan darurat dengan menggunakan bronjong kawat yang diisi dengan Batu, dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan tanah sawah Cibentar teraliri air bahkan sampai bisa mengaliri sekitar Pesawahan sukaraja wetan yang berada sebelah utara barat kampung dukuh cawi dan kemudian saluran pembuangan sampai ke wilayah desa Leuweunggede" jelas Rosid Priatna, kepala desa Cibentar. 

Juga menambahkan, "Namun kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah melalui pihak terkait agar supaya bisa bikin Bendungan Aripan secara permanen karena bendungan darurat yang telah kami bikin beberapa kali selalu habis tersapu banjir. Sejak tahun 2011, kami telah mengirimkan permohonan dengan proposal kepada pihak pemerintah kabupaten majalengka melalui Dinas PUTR , PPSDA juga BBWS Cimanuk-Cisanggarung, sampai sekarang keinginan kami belum juga dipenuhi" tambah  kepala desa Cibentar. 


Juga Ketua P3A Mitra cai, bapak Sukanto menjelaskan, "Masyarakat Cibentar umumnya bekerja sebagai petani namun ada yang pokus bertani saja ada juga yang merangkap pekerjaan lain. Para petani terdiri dari 6 kelompok tani Kelompok Kepuh wetan, Kepuh kulon, Cimene, Hius, Jasih dan Cileuweung.

Untuk mengairi tanah sawah, kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah melalui pihak desa Cibentar, agar supaya bisa bikin Bendungan Aripan secara permanen karena bendungan darurat yang telah kami bikin beberapa kali selalu habis tersapu banjir, kami telah berusaha secara swadaya gotong royong membuat saluran air dan bendungan darurat, kami sangat mengharapkan kepada pihak pemerintah terkait agar cepat memberikan bantuan" ungkap Sukanto. 

Penulis; ATO. 
Keterangan photo; Suasana masyarakat gotong royong membuat saluran air dan bendungan darurat.

Posting Komentar

0 Komentar