Pembangunan di Desa Pasir Diborongkan, Warga Setempat Tidak Banyak Dilibatkan


PSC. Majalengka - Pemerintah Desa Pasir, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka telah melaksanakan pembangunan ditahun 2019. pemerintahan desa yang dipimpin oleh H Eye Sukarya SE ini menjadi polemik sebagian masyarakatnya, pasalnya masyarakat banyak yang bertanya tanya tentang pembangunan yang baru saja dilaksanakan dalam pembenahan Lapangan Bola yang berada diblok Margapura dikarenakan kurang memberdayakan Warga, dilokasi tidak dipasang papan proyek dan baru saja beres sudah ada yang rusak.


"Kami perhatikan Rehab Lapangan Bola yang berada diblok Margapura, Desa Pasir, pelaksanaan pekerjaan tersebut membuat Tribun atau tempat duduk penonton dua tempat dan merehab TPT pinggir lapangan bukan membangun, yang dilaksanakan sekitar bulan Desember tahun 2019 yang anggarannya dari Dana Desa tahap 3, namun kami tidak mengetahui secara jelas berapa jumlah anggaran yang sebenarnya, karena dilokasi proyek tersebut sama sekali tidak dipasang papan proyek, cuma kami hanya mengetahui sepintas bahwa anggarannya sekitar Rp 120 juta rupiah" jelas keterangan warga. 

"Dan kami perhatikan pekerjaan tersebut dengan memakai tenaga kerja luar Desa dan diborongkan. Warga sini khusus nya hanya sedikit orang yang dilibatkan ikut kerja, padahal menurut pengetahuan kami Pemberdayaan Masyarakat Sangat lah diutamakan Bukan Pemberdayaan CV/Pemborong atau ORANG LUAR DESA. hasil pekerjaannya sudah banyak yang rusak seperti keramik lantai sudah ada yang lepas" Tambahnya 

Untuk melengkapi inpormasi awak media mengirimkan surat konfirmasi Kepada H Eye Sukarya S.E. Kepala Desa Pasir, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, dengan Nomor: KFR - PWS - III - 149 - 2020. Namun sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Desa Pasir.

Menurut Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia, Tentang Penetapan Prioritas

Penggunaan Dana Desa Tahun 2016 Bab 111 PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA. Pasal 4
Desa di wilayah Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal Desa bidang Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Berdasarkan keterangan dari aturan, bahwa Aktor-aktor pelaku pembangunan desa sebagaimana disebutkan dalam Permendagri 114 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa di Pasal 2 dan 3 disebutkan sebagaimana berikut:

Pasal 2

1. Pemerintah Desa menyusun perencanaan Pembangunan Desa sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota.

2. Pembangunan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dengan melibatkan seluruh masyarakat Desa dengan semangat gotong royong.

3. Masyarakat Desa berhak melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Pembangunan Desa.

4. Dalam rangka perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), pemerintah Desa didampingi oleh pemerintah daerah kabupaten/kota yang secara teknis dilaksanakan oleh satuan kerja perangkat daerah kabupaten/kota.

Penulis; Leo - Aceng. 
Keterangan photo; Kantor Desa Pasir.

Posting Komentar

0 Komentar