Kesal Listrik Belum Nyala, Nasabah Complain Ke Kantor PLN Jatiwangi.

PSC. Majalengka - Senin 10 Pebruari, salah satu calon nasabah PLN bernama Charli warga desa Beusi, kecamatan Ligung, Majalengka mendatangi kantor ULP Jatiwangi, dirinya merasa kesal karena berniat menjadi nasabah baru dan sudah membayar biaya pemasangan awal namun sudah lama menunggu belum ada juga petugas yang memasang KWH atau alat ukur pemakaian listrik. 

" Saya menyampaikan keluhan bukan cuma saya sendiri, tapi saya mewakili semua masyarakat calon pelanggan  sangat menyayangkan kinerja Pln Jatiwangi, kenapa hanya dengan alasan yang gampang cuma bilang KWH stoknya kosong calon pelanggan PLN sampai terlantar beberapa hari rumahnya belum juga nyala. 
Saya dan sekitar 50 orang lebih calon pelanggan PLN Jatiwangi telah membayar biaya pemasangan awal namun kenapa, saya pribadi menunggu dari hari jumat sampai sekarang hari senin 4 hari menunggu rumah saya belum nyala jangankan nyala KWH nya pun belum terpasang, " jelas Charli dengan nada kesal. 


"Dengan alasan stok KWH habis, berarti sekarang jelas itulah keteledoran pihak PLN karena seharusnya stok kebutuhan jangan sampai kosong demi mengutamakan pelayanan konsumen. Seharusnya setiap kali ada calon pelanggan yang sudah melunasi pembayaran pihak PLN  harus langsung sigap memasang instalasi listrik jangan tenang tenang apalagi menunggu sampai lima hari kerja harus diusahakan lebih cepat itu lebih baik" tambah Charli. 

Kedatangan tamu diterima langsung oleh Kepala ULP Jatiwangi Lili Komara beserta beberapa petugas kantor. Kepada Charli menjelaskan bahwa pelayanannya telah sesuai aturan.

"Kami pihak PLN Jatiwangi berusaha melayani masyarakat dengan sungguh sungguh dari mulai memasang baru atau nasabah baru sampai dengan melayani keluhan pelanggan seperti keruksakan. 

Kami punya target mutu pelayanan untuk pemasangan baru itu lima hari kerja kalau lewat lima hari belum nyala atau terpasang berarti kami akan dapat sangsi secara otomatis walaupun tanpa pengaduan nasabah. 

Untuk bikin surat pernyataan, saya siap bikin surat pernyataan untuk melaksanakan pemasangan awal calon nasabah atau sampai nyala maksimal paling lambat 5 hari kerja, kalau tidak nyala 5 hari pihak kami siap diberikan sangsi, sebab kami dari pusat selalu dipantau kenapa atas nama nasabah ini,itu belum nyala? Jangan jangan sama kamu dialihkan?" Jelas Lili dengan di iyakan rekannya. 


"Kebetulan yang punya kendala seperti bapak Charli ini ada sekitar 60 nasabah memang dikarenakan stok KWH habis dan kami menunggu kiriman barang dari kantor pusat, namun menurut kami sekarang waktunya belum sampai 5 hari kerja karena baru Jum'at dan senin sedangkan hari sabtu, minggu adalah hari libur bukan hari kerja.

Dengan adanya masukan dan dorongan dari pak Charli kami mengucapkan terima kasih, mudah mudahan pihak kantor pusat cepat merespon untuk pengadaan barang (KWH) yang sebelumnya pemasangan baru pelayanan sekarang bisa lebih cepat kurang dari lima hari" tambah Lili. 

Penulis; ATO 
Keterangan photo; Suasana di kantor PLN ULP Jatiwangi.

Posting Komentar

0 Komentar