Dipertanyakan Masyarakat, Spanduk APBDes 2019 di Desa Sepat Belum Terpasang

PSC Majalengka - Merujuk kepada UU KIP sudah sepatutnya Masyarakat mengetahui pelaksanaan pembangunan didesanya terutama yang memakai anggaran dari pemerintah, suatu hal yang pantas, karena dampak dari kurang terbukanya pihak pemerintahan desa dengan sendirinya masyarakat bertanya-tanya dan mencurigai akan adanya terjadi praktek korupsi. 

Halini terjadi pada Desa Sepat, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka yang mengakibatkan sebagian masyarakat desa Sepat banyak yang bertanya tanya kepada pihak pemerintah desanya perihal pelaksanaan pembangunan ditahun 2019 kemarin. Pasalnya dikantor desa Sepat sama sekali belum terpasang spanduk Apbdes tahun 2019, yang akhirnya masyarakatnya tidak tahu menau tentang kegiatan pembangunan apa saja yang ada diwilayah desa Sepat. 


"Kami sangat mengharapkan dengan adanya kepala desa yang baru yaitu bapak Akbar bisa membuat pemerintah desa Sepat lebih baik dan terbuka dalam melaksanakan pelayanan masyarakat juga pembangunan yang dari pemerintah ataupun hal lainnya. Namun kami heran kenapa sampai sekarang menginjak tahun 2020 sama sekali belum dipasang spanduk APBDes tahun 2019, terpasangnya papan proyek dilapangan tidak cukup karena kami tidak semuanya mengetahui semua jenis pelaksanaan pembangunannya , maka tetap harus ada terpasang spanduk APBDes dengan keterangan lengkap. Seharusnya kalau pihak desa mau berniat baik, maka tidak perlu ada yang ditutup tutupi, walaupun sekarang kuwu baru yang sipatnya hanya melanjutkan program pembangunan kuwu lama tetap saja keterbukaan informasi harus diterapkan" jelas masyarakat. 

Masyarakat juga menambahkan, "Maka kami simpulkan pihak pemerintah desa sekarang, yang dipimpin oleh pa Akbar diduga telah meng otak atik anggaran, dan mendapatkan untung lumayan dari pelaksanaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan anggaran Bantuan Gubernur/IF Tahun 2019. Seharusnya kalau pihak desa mau berniat baik, maka tidak perlu ada yang ditutup tutupi. Seperti contoh didesa lain mereka sangat terbuka kepada Masyarakat nya, di kantor Desa ada Spanduk APBDes dengan rincian lengkap dan dilapangan/lokasi ada Papan Proyek" tambahnya.

Saat awak media mendatangi kantor desa Sepat, Kasi Ekbang atau yang lebih akrab disapa pa Ambang menjelaskan, "Kebetulan sekarang pa Kuwu Akbar sedang berkunjung kerumah warga dan saya adalah perangkat desa yang dertugas sebagai Kasi Ekbang, tentang spanduk APBDes tahun 2019 sekarang sedang dibuatkan karena kuwu Akbar adalah kuwu baru yang sipatnya sekarang cuma melanjutkan program pembangunan kuwu yang lama (bapak Hasan) karena masa pemerintahan kuwu Hasan memang spanduk APBDes tahun 2019 belum ada" jelas pa Ambang. 

Untuk melengkapi informasi, awak media mendatangi kantor desa Sepat dan mengirimkan surat konfirmasi kepada kepala desa Akbar Sudrajat.
Dengan nomor : KFR-PWS-111-148-2020, namun sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak desa Sepat. 

Penulis  : Ato - Aceng. 
Ket photo  : Kantor desa Sepat.

Posting Komentar

0 Komentar