Oknum Kepsek di Kecamatan Cibereum Diduga Serobot Tanah Milik Suwardi


PSC. Kuningan - Waduk Cileweung yang berada di Wilayah Kec. Cibereum sampai sekarang masih meninggalkan masalah dari berbagai persoalan dan selalu menjadi bahan perbincangan di kalangan Masyarakat

Seperti yang dialami Suwardi yang berdomisili di Desa Tanjungkerta melalui anak cucunya yang bernama SR bercerita membeberkan keluhan pihak keluarga, menurut salah satu ahli waris Suwardi yang berinisial SR mengatakan, tanah sawah milik orang tuanya Suwardi ada kejanggalan masalahnya pihak Desa Tanjungkerta sampai sekarang untuk pembebasan tanah belum ada kabar pemberitahuan ada pembebasan dan menurut SR pembebasan yang telah berjalan hanya baru desa tetangga yaitu Desa Kawungsari tapi kenyataanya tanahnya yang berada di Wilayah Tanjungkerta telah di bebaskan melalui Desa Kawungsari atas nama kepsek berinisial TR

IUSTRASI

" Saya justru heran menurut informasi tanah orang tua saya Suwardi sekitar empat puluh bataan kurang lebih katanya sudah masuk Cakra Merah artinya sudah di bebaskan itu menurut petugas dari BPN sewaktu ngobrol ngobrol di lokasi dan terlebih kaget lagi katanya sudah di terima uang pembebasanya oleh Kepsek TR," Ungkap SR beberapa waktu lalu

Keluarga Suwardi masih bingung tanah atas miliknya karena merasa masih di miliki dan pajaknya pun masih di bayar sampai sekarang yang 2019, bahkan menurut SR pihak keluarga sempat di kasih uang Rp 15 juta oleh Kepsek TR tapi menurutnya itu bukan untuk pembebasan tanah milik Suwardi karena kalau untuk pembebasan tanah harusnya yang di terima keluarga Suwardi kurang lebih 70jutaan.

SR menduga keluarga Suwardi di bohongi oleh oknum Kepsek TR disinyalir Kepsek TR Kongkalingkong dengan pihak Desa Kawungsari guna untuk mengambil alih tanah hak milik Suwardi yang berada di Wilayah Tanjungkerta, " ini jelas ada dugaan pemalsuan SPPT yang di buat oleh perangkat Desa Kawungsari dan tanpa Kordinasi dengan pemilik tanah Suwardi ataupun dengan pemerintahan Desa Tanjungkerta." Tegas SR

Harapan besar keluarga suwardi kepada pemerintah khususnya supaya keadilan bisa di tegakan karena menurutnya dirinya merasa dibodohi dan di rugikan. (TIM)

Posting Komentar

0 Komentar