Oknum Kadus Karangwaringin Diduga Main Mata Dengan Isteri Orang

PSC. Jakarta - Ketika seseorang bekerja menjadi aparatur desa yang sekarang mendapat gaji bersumber dari masyarakat sudah seyogyanya menjadi panutan dan memberi contoh yang baik kepada masyarakat bisa mengayomi dan juga melindungi masyarakatnya.

Seperti informasi yang berkembang saat ini di Desa Karangwaringin Kec. Tanjung Raja Kab. Lampung Utara bahwa menurut penuturan beberapa sumber adanya dugaan perselingkuhan salah-satu Oknum Kadus di Desa Karangwaringin berinisial (SP) main mata dengan istri orang lain berinisial (CC) asal Desa Sukasari

Diceritakan inisial (KR) suami dari (CC) Sewaktu dirinya sampai dirumah selesai bekerja melihat Handphone Android milik istrinya yaitu (CC) tergeletak sedang di Cas disalah-satu tempat, ketika (KR) membuka HP tersebut terbaca dan terdengar bahwa (CC) sedang melakukan Komunikasi atau Chat juga Voice notes melalui aplikasi Whatsapp dan Facebook dengan (SP) selaku salah-satu Oknum Kadus di Desa Karangwaringin dengan bahasa dan tulisan diduga menjurus ke arah peselingkuhan

Ilustrasi

Yayan selaku Kadus 02 Desa Karangwaringin ketika dihubungi Via Tlpon ia membenarkan adanya dugaan perselingkuhan antara (SP) dan (CC) " iya benar telah terjadi adanya dugaan perselingkuhan namun itu terjadi baru hanya sebatas Komunikasi Chat-chat saja belum sampai kearah berhubungan badan, kemarin hari Sabtu tgl 05 Desember 2019 kedua belah pihak sudah menyelesaikan secara kekeluargaan bertempat dirumah (SP) yang dihadiri RT setempat," jelas Kadus Yayan

Hal senada disampaikan Dedy Agustino selaku Kepala Desa Karangwaringin Kec. Tanjung Raja Kab. Lampung Utara ketika dikonfirmasi melalui Via Tlpon Seluler menjelaskan memang benar adanya dugaan perselingkuhan namun baru sebatas Komunikasi atau Chat saja.

"Adanya informasi dugaan perselingkuhan di Desa Karangwaringin saya selaku Kades menugaskan Ketua RT 01 dan 02 untuk memediasi dan menyelesaikan permasalahan itu. Dilaporkan oleh kedua Ketua RT bahwa permasalahan sudah diselesaikan dengan secara kekeluargaan, namun kedua belah pihak antara (SP) dan (KR) belum sampai membuat surat pernyataan Damai karena (KR) keburu pergi meninggalkan kampung halaman, mengenai informasi bahwa (SP) sering melakukan perbuatan seperti itu belum mendengar karena sepengetahuan saya baru kali ini, (SP) selaku Kadus siap akan mengundurkan diri dari jabatannya," jelasnya (Red)

Posting Komentar

0 Komentar