Diduga Adanya Korupsi LSM GMBI KSM Majalengka Audiensi Dikantor Kecamatan - Pewarta Semesta

Advertise

Headlines!

Rabu, 04 Desember 2019

Diduga Adanya Korupsi LSM GMBI KSM Majalengka Audiensi Dikantor Kecamatan

PSC. Majalengka - Rabu 4/12/19, Sekitar 50 anggota LSM GMBI  KSM Majalengka mendatangi Kantor Kecamatan Majalengka yang beralamat di jl Gerakan Koprasi Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan-Kabupaten Majalengka.

Maksud kedatangannya ialah untuk membahas tentang penyerapan anggaran desa dan kelurahan yang berada diwilayah Kecamatan Majalengka, yang menyalahi aturan dan juga pelaksanaan Dana Desa yang diduga kuat di Korupsi.


Wanti Riswanti selaku Ketua KSM Majalengka menjelaskan, "Kami telah menyampaikan kepada pihak kecamatan majalengka tentang kekeliruan atau dugaan dugaan yang mengarah ke tindak pidana korupsi dan sebelum kami melangkah ketahapan pelaporan kami gelar dulu Audiensi, biar pihak kecamatan sendiri langsung bertindak tegas kepada bawahannya . Karena kalau ini terus dibiarkan bisa saja terjadi lebih parah dan lebih banyak lagi menggunakan anggaran yang kurang terarah bahkan akan mengakibatkan kerugian Negara" jelas Wanti.

"Adapun permasalahan yang di sampaiakan saat Audensi diantaranya :
1.Fungsi pengawasan pembinaan pihak Kecamatan terhadap Desa dan Kelurahan.
Kami perhatikan ada saja pihak desa yang sering kedapatan kantornya sering kosong padahal pada saat kami berkunjung itu waktu aktivitas jam kerja kantor, kalau terjadi seperti ini bagaimana pelayanan terhadap masyarakatnya dan lagi pula mereka menjadi perangkat desa kan ada penghasilan atau digaji, apa pantas mereka bekerja semau gue?

Sedangkan untuk pihak kelurahan dan desa, ternyata masih saja ada oknum yang bekerja melayani masyarakat layaknya calo yang langsung berani pasang tarif mahal kalau ini dibiarkan masyarakat yang perlu bantuan akan merasa tertekan.
2.Pembangunan GOR atau gedung serba guna di Kelurahan Munjul.

Kami perhatikan pembangunan ini berkesan dipaksakan tanpa peduli dengan akibat dari pembangunan ini karena ada pihak yang merasa dirugikan.
3.Pembangunan jalan baru akses sukajaya tarikolot Kelurahan Cijati..

Pertama pekerjaan ini tidak ada papan proyek tapi sewaktu kami tanya kepihak pekerja bahwa pekerjaan tersebut dikelola oleh pihak kelurahan, kami perhatikan pekerjaan ini terkesan asal asalan karena baru saja selesai dibangun sudah banyak yang rusak kami yaqin tidak mungkin pihak terkait membuat RAB yang hasilnya akan seperti ini tentunya yang diinginkan adalah pekerjaan yang bagus" tambahnya.

Audiensi diterima dan dipimpin langsung oleh Andik Sujarwo, AP, MP selaku Camat Majalengka beserta jajarannya.

Camat Andik menjelaskan, pihaknya akan menerima keluhan keluhan dari pihak masyarakat baik itu secara langsung maupun lewat perwakilan lembaga.

"Selaku pihak Kecamatan Majalengka, kami tidak akan alergi terhadap masukan dari kalangan bawah, silahkan kalau ada datanya kami terima dan segera akan ditindaklanjuti.


Tentang pelayanan publik kami sering mengarahkan kepada pihak desa agar supaya bisa melakukan pelayanan terhadap masyarakatnya kalau bisa 24 jam penuh harus standby dan untuk diam di kantor desa minimal saat jam kerja kantor harus ada petugas pelayanan masyarakat karena sesekali ada rapat di luar atau pelayanan masyarakat diluar kantor.

Pelaksanaan Dana Desa juga DPA Kelurahan akan kami kawal sebagaimana mestinya dan kami akan melakukan evaluasi dan kalaupun disitu ada terjadi penyimpangan jelas jelas jalur hukum akan kami tempuh.

Dalam DPA kelurahan Cijati itu tidak ada kegiatan untuk Pembangunan jalan baru akses sukajaya tarikolot Kelurahan Cijati, jadi jelas itu pekerjaan bukan tanggung jawab pihak kelurahan Cijati. Pembangunan GOR atau gedung serba guna di Kelurahan Munjul kami sudah minta penjelasan dari lurah Munjul dan juga kebetulan sekarang hadir, itu memang berdasarkan musyawarah mufakat antara pihak kelurahan dan tokoh masyarakat dan insyaallah sudah ada solusinya bagi pihak yang merasa dirugikan" jelas Andik.

Ditambahkan Yayat Sekdis dan Akim bagian humas. "Dengan ada temuan temuan ini, Kami akan terus memantau kegiatan penyelenggara Pemerintah dari tingkat atas sampai kebawah yaitu tingkat Desa dan Kelurahan.

Tetap semua itu kami lakukan untuk pencegahan ataupun memberikan efek jera kepada para koruptor, membasmi sampai keakar akarnya, tidak ada istilah tebang pilih apalagi mencari tumbal atau kambing hitam dan untuk dijadikan suatu perhitungan buat para oknum pejabat Di Kabupaten Majalengka berpikir seribu kali untuk melakukan korupsi" Tambah Yayat dan Akim.

Penulis ; Ato - Leo.

Ket photo; Suasana Audiensi LSM GMBI KSM Majalengka Di Aula Kecamatan Majalengka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...