DPRD Kota Cirebon Mengadakan Rapat Adanya Temuan Dugaan Benda Cagar Budaya di Alun-alun Kejaksan - Pewarta Semesta

Headlines!

Jumat, 04 Oktober 2019

DPRD Kota Cirebon Mengadakan Rapat Adanya Temuan Dugaan Benda Cagar Budaya di Alun-alun Kejaksan

PSC. Cirebon Kota - Pimpinan dan anggota DPRD kota Cirebon mengadakan rapat kordinasi dengan Aliansi Lsm dan Ormas kota cirebon beserta  sejarawan dan budayawan membahas adanya dugaan benda cagar budaya pada proyek  revitalisasi Alun-alun kejaksan di Griya Sawala jumat (4/10) . 


Rapat di pimpin oleh wakil ketua DPRD kota Cirebon, M.Handarujati kallamullah SSos.      Dalam rapat tersebut membahas terkait  isu temuan benda- benda yang di duga cagar budaya yang ramai di beritakan di berbagai media. Hadir pula sejumlah SKPD  terkait seperti DPUPR,  DKOKP,  Bp4D, dan Satpol PP Kota Cirebon.                        
Filolog Cirebon, Rapan S Hasyim mengatakan jika memang benar ada temuan benda - benda tersebut harus di uji dulu oleh arkeolog, jika ada kajian dari arkeolog , pihaknya pun bisa mencari data di naskah kuno untuk memastikan kebenaran akan benda yang punya nilai sejarah tersebut.             

           
Menanggapi hal itu, Plt Kepala DKOKP kota Cirebon, Adin imaduddin Nur mengatakan pihaknya sudah meninjau langsung pembangunan revitalisasi Alun-alun kejaksan dan berkoordinasi dengan badan arkeolog.

" kami datang kelapangan menanyakan hal itu jika memang di temukan, amankan barangnya dan laporkan ke pihak yang berwenang untuk di lakukan pengujian lebih lanjut" katanya.             


Menurut Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi Nasdem Andi riyanto Lie mengatakan jika ada penemuan benda - benda yang di duga cagar budaya segera lapor dan untuk di kaji oleh para ahli.  

" Saya setuju kala ada masukan bahwa revitalisasi Alun-alun Kejaksan di tunda dulu jika memang benar di temukan benda- benda yang di duga cagar budaya " ujarnya.  

Andipun mencontohkan " perkembangan salah satu gedung di roma, Italia sempat di hentikan saat ada penemuan benda-benda Cagar budaya jangan sampai kita menyesal, karena benda sejarah itu tidak ternilai harganya." Tuturnya. (Harun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...