Runtinah Kepsek SD Negeri Batujaya 1 Dituding Diduga Korupsi Dana DAK - Pewarta Semesta

Advertise

Headlines!

Sabtu, 17 Agustus 2019

Runtinah Kepsek SD Negeri Batujaya 1 Dituding Diduga Korupsi Dana DAK

PSC, Majalengka - Menindaklanjuti pemberitaan edisi sebelumnya terkait "Perehaban Kelas SD Negeri Batujaya 1 Diduga Bermasalah". http://www.pewartasemesta.com/2019/08/perehaban-kelas-sd-negeri-batujaya-1.html?m=1

Ternyata kini semakin terkuak pula dugaan kebobrokan dalam pelaksanaan perehaban SD Negeri Batujaya 1 yang beralamat di Desa Batujaya, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, yang saat ini sedang melaksanakan perehaban 2 ruang kelas. 


Sesuai yang tertera di papan proyek kegiatan ini sumber anggarannya dari, Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Kabupaten Majalengka, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. 
Pelaksanaan kegiatan rehab dua ruang kelas  ini dilakukan secara swakelola (Panitia Pembangunan Di Sekolah/P2S) dengan memakai anggaran dana bantuan, Rp 150, 000, 000 (Seratus lima puluh juta rupiah).

Menurut, keterangan dari tokoh masyarakat menjelaskan, " Kami mengetahui , memang betul pekerjaan rehab ruang kelas SD Negeri Batujaya 1 , di borongkan oleh pihak sekolah karena yg bekerja orang luar. Ibu Runtinah pernah nawarin kewarga Batujaya, "Kalo mau bekerja silahkan tapi cuma bisa dua orang saja, itupun cuma kerja laden/kenek saja" ya kami pada enggak mau mending sekalian saja enggak ada yang kerja, padahal kami yakin orang sini banyak yang mau kerja dari mulai Tukang sampai Keneknya. Dan kami enggak nyaman dengan suaminya ibu Runtinah, dia selalu ikut campur dan ngatur urusan pekerjaan maka kami menduga bahwa ibu runtinah dan suaminya kerjasama untuk Garong dana rehab kelas SD Negeri Batujaya ," jelas tokoh masyarakat. 


"Kami tahu tentang kondisi bangunan SD Negeri Batujaya 1 yang sekarang direhab, sebetulnya tingkat kerusakannya paling cuma 40% saja, karena hanya bangunan 1 ruang kelas saja yang agak parah namun 1 ruang kelas lagi masih layak pakai, sedangkan anggaran dana rehab sama saja dengan yang tingkat kerusakannya parah. Maka dalam pekerjaannya tidak akan banyak mengeluarkan biaya. Seperti balok Kayu kuda kuda kebanyakan memakai kayu bekas, layes dan reng sebagian banyak menggunakan kayu bekas atau tidak diganti baru juga kusen kusen sepertinya tidak akan banyak diganti kalau cuma dicat ulang itu pasti," tambah tokoh masyarakat.

Menyikapi permasalahan ini, Ibu Runtinah S, Pd, SD, selaku Kepala SD Negeri Batujaya 1, menyangkal bahwa semuanya itu tidak benar. "Kami melaksanakan kegiatan rehab ini telah sesuai aturan, seperti pengelola pelaksana rehab adalah  Pa Dana sebagai pelaksana kegiatan Rehab dan uang pun di bendahara kegiatan saya tidak memegang apapun. Semua yang diungkapkan oleh masyarakat, itu adalah berita bohong dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Intinya proses rehab ini dari mulai pengajuan sampai pelaksanaannya telah sesuai dengan aturan," ucap Ibu Runtinah.


Namun ketika dihampiri oleh awak media Pa Dana sebagai pelaksana kegiatan Rehab, dirinya menjawab,  "Emang betul menurut SK sebagai pelaksana kegiatan rehab adalah nama saya, tapi sebtulnya semua di pegang ibu kepala termasuk uang pun ibu kepala yg megang" jelas Dana.

Penulis; Aceng - Leo. 
Ket photo; Lokasi rehab dan Ibu Runtinah S, Pd, SD. Kepala SD Negeri Batujaya 1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...