Keterbukaan Informasi Adalah Kunci Keharmonisan Masyarakat Dengan Pemerintah. - Pewarta Semesta

Headlines!

Jumat, 09 Agustus 2019

Keterbukaan Informasi Adalah Kunci Keharmonisan Masyarakat Dengan Pemerintah.

PSC. Majalengka - Masyarakat akan percaya kepada pihak pemerintahan, jikalau pihak pemerintah terbuka kepada masyarakatnya karena kalau memang berniat baik, tidak perlu ada yang ditutupi dan harus terbuka.

Seperti halnya dipihak pemerintahan desa, kalau memang pihak desa tidak menyembunyikan keburukan seharusnya terbuka kepada masyarakatnya, seperti contoh keterbukaan dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan yang anggarannya berasal dari bantuan Pemerintah yaitu dengan memajang spanduk APBDes didepan balai Desa secara mendetail, seperti menjelaskan berapa jumlah anggaran dan diterapkan kepekerjaan apa saja" jelas Agus Karsoma, Sekretaris Bpd Desa Liangjulang.

Ket photo: Kiri Kepala Desa Liangjulang Ujang Tata, Tengah Sekretaris bpd Agus Karsoma,  Kanan Sekretaris Desa Liangjulang Asep Ari Sandi.. Berphoto Didepan Spanduk APBDes 2019.

Tak terlepas dari halini Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, Majalengka ialah salah satu Desa yang patut diacungi jempol dan harus dijadikan contoh bagi Desa lainnya dalam hal melaksanakan keterbukaan inpormasi bagi masyarakatnya.

Keterbukaan inpormasi yang dimaksud ialah di buktikan dengan dipasangnya Spanduk Baligho yang menerangkan hal pelaksanaan pekerjaan ataupun penyerapan dana dengan anggaran dari Pemerintah melaui Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan anggaran Bantuan Gubernur/IF dengan komplit. Juga anggaran yang diterima dari Pendapatan Asli Desa (PADes) berikut pelaksanaannya. 

Saat awak media menyambangi balai desa Liangjulang, terlihat jelas Spanduk dengan ukuran besar menempel ditempat parkir.
Dengan didampingi Sekretaris bpd Agus Karsoma dan Sekretaris Desa Liangjulang Asep Ari Sandi.
Ujang Tata selaku Kepala Desa Liangjulang menerangkan, "Kami selalu berusaha untuk melayani masyarakat sebaik mungkin.

Setiap ada keinginan masyarakat, pihak desa selalu mengadakan musyawarah dari mulai tingkat bawah yang disebut Musdus kemudian dimatangkan dalam acara  Musyawarah yang bertempat dikantor Desa (Musdes).
Dan untuk menghindari kecurigaan dalam pelaksanaan pembangunan, kami memasang Spanduk Baligho APBDes setiap tahunnya secara jelas dan komplit dengan menerangkan berapa anggaran yang diterima oleh pihak desa dan berikut diterangkan perincian pengeluaran biayanya untuk anggaran atau jenis kegiatan apa saja dan kemudian kami dengan tokoh masyarakat mengadakan rapat akhir tahun (RAT) untuk menjelaskan kepada masyarakat, bahwa kegiatan pemerintah desa Liangjulang telah beres sesuai apa yang tertera didalam Spanduk/Banner APBDes. 

Halini kami lakukan sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kalaupun nanti diakhir tahun ada perubahan, maka APBDes juga akan dirubah sesuai pelaksanaan nya" jelas Ujang.

Penulis; Ato. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...