Adanya PT Diamond International Indonesia di Majalengka Diduga Masih Menyimpan Masalah - Pewarta Semesta

Breaking

Selasa, 20 Agustus 2019

Adanya PT Diamond International Indonesia di Majalengka Diduga Masih Menyimpan Masalah

PSC, Majalengka - Dengan ada perusahaan, tentu saja akan berdampak manfaat bagi warga sekitar, dikarenakan masyarakat akan mendapatkan peluang untuk bekerja dan pastinya akan meningkatkan kualitas ekonomi. 

Namun disisi lain, apakah dengan adanya bangunan perusahaan yang luas sudah memperhitungkan dalam segi analisis dampak lingkungan sekitar bangunan tersebut seperti contoh tanah dan bangunan perusahaan yang berdekatan dengan Sekolah. 


Dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka saat ini semakin memprihatinkan karena makin terhimpit dengan adanya pembangunan pabrik yang menjamur dikabupaten Majalengka, contohnya seperti Sekolah SMPN 3 Jatiwangi yang tepatnya berada Di Desa Andir Kecamatan Jatiwangi ‎Kabupaten Majalengka.

Pasalnya kegiatan belajar mengajar disekolah yang seharusnya diberikan kebebasan dan kenyamanan, dengan telah dibangunnya satu pabrik yang tepat ada bersebelahan dengan gedung sekolah dan hampir mengelilingi sekolah, ini membuktikan bahwa kegiatan belajar mengajar akan terganggu dengan adanya pabrik tersebut.

Menyikapi permasalahan ini Akim Budiarto selaku Humas GMBI Distrik Majalengka, angkat bicara. 

"Kami LSM GMBI Distrik Majalengka, merasa prihatin dengan kejadian seperti ini melihat kondisi bangunan sekolah SMPN 3 Jatiwangi, terlihat sudah terjepit oleh pabrik, coba bayangkan dengan adanya pabrik sudah beroperasi kegiatan belajar mengajar akan terganggu.

Kami bertanya kepada pihak pemda kabupaten Majalengka, apakah dibenarkan mendirikan pabrik tepat dipinggir sekolah, apalagi sampai mengelilingi bangunan sekolah?

Kalau perijinannya sudah turun, kenapa bisa sampai terjadi, apakah tidak dikaji dulu dampak dari pembangunan pabrik ini?

Apa kerjanya pihak dinas pendidikan kabupaten majalengka  bagaimana jadinya nanti dunia pendidikan di majalengka ini?" jelas pria yang akrab disebut Akim.


"Apalagi kalau dulu saat baru dibangun saat proses pengurugan tanah merah sudah pasti pihak sekolah merasa terganggu karena banyaknya debu dan suara bising kendaraan.  Dan sekarang terlihat dataran tanah perusahaan lebih tinggi satu meter dari dataran tanah sekolah dan hampir mengelilingi sekolah bentuk leter L, sebelah depan/timur jalan raya dataran tinggi, selatan dan barat adalah perusahaan dengan  benteng tinggi, cuma sebelah utara saja yang masih ada celah, sudah kebayang kalau musim hujan tiba halaman sekolah akan tergenang air hujan dan banjir karena aliran air terhambat" tambah Akim.

Untuk melengkapi inpormasi awak media mengirimkan surat konfirmasi Kepada Perwakilan PT Diamond International Indonesia Mr Jefri dan Mr Wang berikut Ibu Tini selaku Hrd, dengan Nomor: KFR - PWS  -     IX - 013  -2019

Namun sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Diamond International Indonesia.


Penulis ; Ato - Leo. 
Ket photo : tampak depan PT Diamond International Indonesia dan depan SMP Negeri 3 Jatiwangi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...