Dituding Praktek Judi Togel, Diduga Shanghai Ada Di Majalengka

PSC. Majalengka - Penyakit Masyarakat salah satunya adalah judi togel. Togel merupakan sebuah permainan judi menebak angka yang keluar di pemutaran angka. Penyalurannya salah satunya di Singapore prize. Kata togel berasal dari singkatan toto gelap yang berarti judi tebak angka rahasia.

Rahasia maksudnya adalah, karena permainan togel sangat dilarang oleh pemerintah, sebagaimana prinsip-prinsip demokrasi Pancasila. Namun nyatanya, meskipun dilarang pecinta togel terus bertambah banyak.

Seperti dugaan adanya praktek judi togel yang bernama Shanghai di wilayah hukum Majalengka, dengan adanya pengepul oleh Kn warga Kecamatan Kasokandel, yang disetorkan ke Bb dan Bb menyetorkan lagi ke Ig warga Kecamatan Dawuan.


Lalu pengepul lainnya adalah Cs, warga Kecamatan Ligung. Ia pun menyetorkannya ke Ig dan menurut Info, Ig menyetorkannya ke Sihombing di Kota Bandung, ungkap E tokoh masyarakat Majalengka pada  awak media  beberapa waktu lalu. 

Ia menambahkan, bahwa Togel adalah sebuah perjudian menebak angka, yang artinya melakukan suatu perkiraan, yang boleh terjadi sesuai harapan dan boleh saja tidak terjadi sama sekali. Menebak angka dengan kata lain sama dengan mengundi nasib.
Togel merupakan salah satu bentuk perjudian yang cukup digemari dan memiliki banyak peminat. Maka tidak heran, jika kemudian tindak pidana perjudian togel ini skalanya semakin besar dan luas.

Togel termasuk kedalam kategori perjudian yang jelas-jelas sangat di larang pemerintah, terdapat dasar hukumnya sebagaimana dalam pasal perjudian online dan pasal yang menjerat para pelakunya, tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana.
UU Nomor 7 Tahun 1947 Tentang Penertiban Perjudian, Pasal 1 menyatakan, semua tindak pidana perjudian sebagai kejahatan. Pasal 303 KUHP  Tentang Tindak Pidana Perjudian. Pasal 303 bis KUHP menggunakan kesempatan main judi yang diadakan dengan melanggar Pasal 303.

“Judi togel termasuk dalam kategori perjudian, karena didalamnya terdapat unsur taruhan yang dapat dipersamakan dengan perjudian lainnya, sebagai penyebab konflik antar agama. Tentunya, meskipun tidak secara khusus terdapat pasal yang mengatur mengenai perjudian, tetap dapat dikenakan sebagai dasar hukum dalam menjerat para pelaku judi togel ini, sebagai contoh konflik antar agama,” beber tokoh Masyarakat. 
Harapan Saya selaku warga Majalengka, kepada aparat penegak hukum agar segera melakukan operasi pekat dalam memberantas segala bentuk perjudian di Majalengka, khususnya dugaan judi togel di daerah tersebut di atas,” harap tokoh masyarakat. (Leo)

Posting Komentar

0 Komentar