Uang Desa Tambakbaya Raib Dari Brankas, Sekdes Dan Bendahara Kena Sanksi - Pewarta Semesta

BREAKING NEWS

Post Top Ad

Monday, June 11, 2018

Uang Desa Tambakbaya Raib Dari Brankas, Sekdes Dan Bendahara Kena Sanksi

PSC, Kuningan - Kejadian mencengangkan terjadi di Desa Tambakbaya Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan. Ulah pencuri seakan tiada henti, meski sudah terkunci rapih di brankas, uang milik pemerintah desa Tambakbaya tetap saja raib.

Dari keterangan Nirwan, masyarakat Desa Tambakbaya. Kejadian raibnya uang pemerintah desa tepatnya sebelum puasa ramadhan. "Awalnya saya mendapat pengaduan dari tokoh masyarakat, Misja, yang mengaku mendapat informasi tentang hilangnya keuangan desa didalam berangkas dari Maman dan Budi," tutur Nirwan, Selasa (12/6).

Nirwan yang juga mantan kepala desa Tambakbaya, menambahkan, uang yang hilang dari berankas tersebut sejumlah RP. 16 juta lebih untuk kegiatan PKK.

Saat ini, lanjut Nirwan, permasalahan sudah dimusyawarahkan dan ada sanksi bagi sekretaris desa dan bendahara. "Dengarnya sudah dimusyawarahkan. Dan Sekdes beserta bendahara harus mengganti," imbuhnya.

"Saya beserta masyarakat berharap permasalahan ini diselesaikan secara hukum, agar kelihatan siapa pelakunya. Karena kurang masuk akal keuangan di brankas yang terkunci rapih bisa hilang," tambah Nirwan.

Kepala Desa Tambakbaya Antawa Sudira Atmaja

Terpisah, Kepala Desa Tambakbaya Antawa Sudira Atmaja, dalam keterangan-nya tidak membantah akan hilangnya keuangan pemerintah Desa Tambakbaya. Menurutnya permasalahan sudah diselesaikan secara internal. "Sudah selesai, tidak ada masalah. Melalui musyawarah diputuskan sebagai bentuk tanggungjawab, sekdes Leni dan Bendahara Mela harus mengganti uang tersebut," terang Kades.

Dibenarkan juga, kejadian terjadi sebelum puasa, dan baru mencuat menjelang lebaran. "Waktu itu keuangan sudah dirapihkan di brankas untuk masing-masing kegiatan. Pas mau dipakai hilang sebesar enam belas juta delapan ratus sembilan puluh ribu untuk kegiatan PKK," jelasnya.

Antawa menambahkan, selain kewajiban mengganti keuangan, sekdes dan bendahara mendapat surat peringatan ke satu (SP 1). "Disamping harus mengganti, saya juga sanksi mereka berdua dengan SP 1. Dimana kewajiban mengganti harus ada setelah lebaran ini," pungkas kades Tambakbaya. (Baim/Alex)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

loading...