Jelang Ramadhan, Lalin Jalan Siliwangi Padat Merayap. Pengendara Keluhkan Rekayasa Jalur Baru - Pewarta Semesta

Breaking

Minggu, 13 Mei 2018

Jelang Ramadhan, Lalin Jalan Siliwangi Padat Merayap. Pengendara Keluhkan Rekayasa Jalur Baru

PSC, Kuningan - Hari libur minggu, (13/5), empat hari menjelang puasa ramadhan sepertinya dimanfaatkan warga Kabupaten Kuningan untuk berbelanja. Terlihat membludaknya pengunjung toko fashion ria busana dan toserba surya yang berada di pusat kota. Tak ayal menimbulkan dampak kemacetan di jalan Siliwangi yang tepat melintasi kedua toko tersebut.

Kendaraan roda 4 dan roda 2 terlihat padat merayap. Hilir mudik warga yang berjalan kaki mlintasi jalan raya, membuat pengemudi kendaraan harus ekstra waspada menjalankan kendaraanya.

"Mumpung libur, sekalian car free day, saya lihat-lihat pakaian. Barangkali ada yang cocok, sekalian beli buat lebaran," ujar Lilis remaja 17 tahun asal Purwasari Garawangi, sambil tersenyum malu.

"Mumpung belum masuk puasa, takut puasanya batal nantimah. Sekarang saja borong bajunya, ini juga panas kehausan desak-desakan," timpal Susi tertawa lebar.

Ilustrasi

Tersendatnya arus lalu lintas membuat pengemudi menggerutu. Dari arus yang padat merayap terdengar celetukan salah satu pengendara motor. "Macet, heran setelah arus jalan berubah sering terjadi kemacetan," celetuknya.

Sementara menurut Udin (44), pengemudi mobil asal Kadugede. Perubahan jalur kendaraan yang dilakukan dinas perhubungan Kabupaten Kuningan masih terasa aneh. "Mungkin karena masih baru. Jadi belum terbiasa, saya yang biasa dari barat bisa masuk ke jalan ahmad yani, sekarang dialihkan ke jalan citamba. Yang dulumh perboden," tuturnya.

"Saya yang cukup sering lewat citamba dari arah barat. Acapkali terjebak macet, karena arus pertemuan dengan yang dari arah utara jalan Siliwangi," keluh Udin.

Adanya prihal itu Kepala Dinas Perhubungan Kab. Kuningan Deni Hamdani, S.Sos, M.Si memberikan komentar, Kalau menjelang Bulan Ramadhan atau Bulan Ramadhan itu sesuatu yang bagus bagi pergerakan ekonomi masyarakat khususnya masyarakt kecil menunjukan pergerakan ekonomi yang mengeliat dan meningkat berkah kita memasuki bulan suci Ramadhan, "kalau sepi berati  juga ekonomi lesu dan itu indikatornya pekonomi meningkat," ucapnya

Menurut Deni, Terkait rekayasa Lalulintas yang keliatanya seperti terhambat itu hanya sesaat saja, rekayasa Lalulintas tujuanya tidak hanya memberikan kelancaran bagi masyatakt tapi juga memberikan manfaat bagi pergetarakn ekonomi masyarakat. "Peningkatan dan evaluasi terkait rekayasa Lalulintas akan terus kita tingkatn dan tetap terbuka mengenai saran dan kritikan dari masyarakat," ujarnya pada media ini melalui via WhatsAppWhatsApp. (Baim/Fajar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...