Breaking News

Terkait Program PTSL Kades Matangaji Diduga Kangkangi SKB 3 Menteri

PSC. Cirebon - Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan bagian dari program Presiden Joko Widodo yaitu Nawa Cita dengan target mencetak lima juta sertifikat dari presiden kepada BPN. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak.

Berdasarkan keputusan bersama tiga Menteri, yakni Menteri Agraria dan Tata/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tertanggal 22 Mei 2017 Nomor : 25/SKB/V/2017, Nomor : 590-3167A tahun 2017 dan Nomor 34 tahun 2017, mengenai Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematik dengan pembebanan anggaran Rp. 150 Ribu Untuk Wil Jawa dan Bali

ilustrssi

Menetapkan jenis kegiatan, jenis biayaan dan besaran biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan persiapan PTSL, yakni : Kegiatan Penyiapan Dokumen, Kegiatan Pengadaan Patok, dan Materai, Kegiatan Oprasional petugas kelurahan /desa.

Namun berbeda dengan temuan media ini dilapangan dari beberapa Masyarakat Desa Matangaji mengatakan untuk pembebanan biaya program PTSL per bidang dikenakan anggaran Rp. 350 ribu rupiah

Ditempat terpisah media ini menemui Sudarta Kepala Desa Matangaji Kec. Sumber Kab. Cirebon membenarkan adanya pembebanan biaya senilai Rp. 350 ribu rupiah bagi masyarakat yang mendapatkan program PTSL dengan jumlah yang sudah masuk sebanyak 700 bidang. adanya pembebanan biaya dikarenakan kalau pembebanan berdasarkan SKB 3 Menteri senilai Rp. 150 ribu itu kurang. Adanya Pungutan kepada masyarakat yang mendapatkan program PTSL itu dilakukan berdasarkan Musyawarah dan pihak BPN Kab. Cirebon juga mengetahui, dan masyaraktpun baru bayar setengahnya dan setelah Sertifikatnya selesai baru setengahnya lagi dibayar. "Saya tahu apa yang dilakukan berbenturan dengan aturan SKB 3 Menteri dan saya juga pusing kalau mendapat program PTSL ini" Ucapnya 16/04/18 (Sandika YR)

No comments