Diduga Adanya Penipuan Mengatasnamakan Koperasi AM - Pewarta Semesta

Advertise

Headlines!

Minggu, 08 April 2018

Diduga Adanya Penipuan Mengatasnamakan Koperasi AM

PSC, Cirebon - diberitakan sebelumnya adanya oknum bendahara koperasi yang beralamat di Cirebon  berinisial Ibu (AN) diduga melakukan penipuan atas nama Koperasi kepada ratusan nasabah yang korbanya dari berbagai daerah diantaranya Kota Indramayu, Kab. Cirebon, Kab. Kuningan dan Kota Karawang, dan salah-satu korbanya ibu berinisial (YH) asal Kab. Cirebon, dari semuanya hampir puluhan juta uang yang diduga digelapkan (AN). 

Berita terkait 

http://www.pewartasemesta.com/2017/12/uang-registrasi-calon-peminjam-diduga.html


YH perempuan Asal Kab. Cirebon ternyata bukan diduga ditipu oleh (AN) saja namun juga diduga oleh Yayan Lelaki asal indramayu yang mengaku anggota koperasi AM dan Baban Lelaki asal Cikampek. Diceritakan YH waktu itu dirinya dihubungi oleh Baban asal Cikampek berdalih meminjam uang sebesar Rp. 2.6 juta rupiah untuk registrasi anggota calon nasabah sebanyak 26 orang, masih hari yang sama Yayan juga meminjam uang Rp. 2.4 juta untuk registrasi anggota calon nasabah sebanyak 24 orang, dan pengakuan mereka berdua uang registrasi itu disetorkan ke salah-satu pimpinan koperasi AM. Uang senilai Rp. 5 juta yang diberikan kepada kedua orang tersebut itu pada bulan November 2017 kemarin hingga sampai saat ini tidak ada kejelasan. Tutur YH

Ketika YH sering mempertanyakan sampai dimana perjalanan pinjam meminjam antara nasabah dengan Koperasi AM kepada kedua orang tersebut Baban dan Yayan selalu menghindar dan bertele-tele bahkan sampai terjadi keributan adu mulut, di telpon jarang diangkat apalagi di SMS begitupun WhatsApp di blokir. disisi lain YH mendapat tuntutan dari beberapa calon nasabah yang sudah memberikan uang Registrasi "saya mendapat tekanan moral dari beberapa calon nasabah yang menanyakan seperti apa kepastiannya," keluh YH pada media ini 07/04/18

Baban Lelaki asal Cikampek ketika dikonfirmasi melaui Via telpon ia menjelaskan, memang benar uang Registrasi itu sudah dikirimkan ke pihak koperasi AM melalui rekening Rini tinggal menunggu perkembangannya saja. Ketika media ini dan YH mencoba mempertanyakan bukti pengirimannya dan kalau ada bukti pengirimannya minta dikirim Via WA, sampai saat ini sudah dua bulan berlalu Baban belum bisa menunjukan buktinya. "Nanti saya cari dulu bukti pengirimannya," ucap Baban. 

Yayab lelaki asal Indramayu yang mengaku anggota koperasi AM mengatakan, "ini pekerjaan saya punya sistim dan prinsip sendiri bagaimana menangani permasalahan yang ada, media tidak boleh ikut campur dikhawatirkan tidak kondusif." ucapnya 

ketika ditanya bahwa YH meminta berkas calon nasabah dan uang yang sudah diberikan untuk dikembalikan Yayan menjawab bahwa berkas dan uang yang sudah diberikan tidak akan dikembalikan karena uang sudah dikirim ke ibu Rini dan berkas sudah masuk kesalahan satu Bank

Ditempat terpisah Hendra mengatakan selaku kordinator kepercayaan dari pihak Koperasi AM menjelaskan, Yayan pernah datang membawa puluhan berkas sehubungan belum Valid dan banyak kesalahan, berkas tersebut sudah dikembalikan lagi pada bulan Desember 2017 kemarin, salah-satunya karena kesalahan pada Exselnya. sempat berkas itu diminta dari Yayan untuk diperbaharui oleh pihak koperasi AM namun sama Yayan ditolak. Adapun keuangan yang dikirim oleh Yayan  ke Rini Pimpinan Koperasi AM, Hendra tidak mengetahui. Jelas Hendra beberapa bulan yang lalu 12/02/18. 


Rini menurut Yayan dan Baban juga Hendra adalah pimpinan dari koperasi AM dan ketika Rini dikonfirmasi melalui Via WhatsApp oleh Media ini ia belum memberikan tanggapan atau komentar namun hanya menjawab dengan memberikan tanda tanya (????) (Afs82

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

loading...