Header ads

Header ads
» » » » » Oknum Dept Collektor Tarik Paksa Motor Konsumen Malam Hari, DPC LSM Penjara Indonesia Kuningan Labrak Wom Finance

PSC, Kuningan - Suatu persoalan yang Klasik ketika konsumen menunggak pihak Finance menggunakan jasa Dept Collektor, dan kini menimpa salah satu konsumen Warga asal Desa Kawungsari Kec. Cibereum Kab. Kuningan, dengan ditariknya kendaraan Motor tersebut mengundang reaksi keras dari LSM Penjara DPC Kab Kuningan.


Salah satu anggota LSM Penjara Indonesia Wahyudin didampingi Momon mengatakan, Casedi selaku atas nama pemilik kendaraan Motor Vario warna merah tahun 2016 dengan Nopol E 2912 YAK pada tanggal 22 Januari 2018 jam 20:00 Wib dirumah adiknya Motor tersebut diambil paksa oleh salah-satu pihak Dept Collektor Wom Finance inisial (AB) dikarenakan sudah menunggak 4 Bulan berjalan. Adanya kejadian itu beberapa anggota LSM Penjara Indonesia sudah mencoba mediasi dengan itikad baik Konsumen mau membayar sebanyak dua bulan dulu namun sama pihak Finance ditolak karena pihak Finance meminta keseluruhan tunggakan semuanya harus dibayar ditambah biaya tarik, akhirnya mediasi yang ditempuh tidak menemukan titik temu atau penyelesaian.


Pada hari Rabu 24 januari 2018 puluhan LSM Penjara DPC Kab. Kuningan dengan gabungan LSM Penjara Indonesia Kab. Majalengka perwakilan Wilayah Cikijing, Talaga dan Cidulang bersama-sama mendatangi pihak Wom Finance untuk melakukan Demontrasi. Sesampai didepan kantor Wom finance Cabang Kab. Kuningan sempat terjadi kericuhan dengan salah-satu Dept Collektor berinisial (AB) sempat menjadi bulan-bulanan anggota LSM Penjara namun tidak sempat terjadi karena dilerai oleh pihak kepolisian yang sudah datang sejak awal dikantor Wom Finance.

Beberapa perwakilan LSM penjara Indonesia hanya diperbolehkan masuk menemui Kepala Cabang Wom Finance kurang lebih hanya Enam orang yang didampingi pihak Kepolisian Polres Kab. Kuningan. Didalam ruangan kantor Wom Finance sempat terjadi bersi tegang antara pihak Kepala Cabang dengan beberapa perwakilan LSM Penjara namun semuanya bisa terkendali dan kondusif.



Beberapa anggota LSM Penjara Indonesia menyampaikan, bahwa tidak diperkenankan menurut undang-undang yang ada mengenai penarikan paksa oleh Dept Collektor apalagi itu terjadi diluar jam kerja dan pengambilan unit dilakukan pada malam hari. "Kami berharap Motor milik konsumen bisa dikembalikan adapun soal tunggakan itu bisa dibicarakan dengan secara bijak," ungkap salah satu anggota LSM Penjara indonesia. 24/01/18

Kepala Cabang Wom Finance Kab, Kuningan diwakili Ucep selaku Head Coll PT Wom Finance cabang Kab, Kuningan menjelaskan, mememinta waktu selama dua hari untuk terlebih dahulu melakukan kordinasi dengan pihak Wom Finance pusat dan nanti keputusannya juga penyelesaiannya seperti apa, “ saya tidak bisa langsung memberikan kendaraan bermotor hari ini karena perlu kordinasi dengan pihak pimpinan pusat, ” Ujarnya

Sinergi, Fhoto bersama Ketua DPC LSM Penjara dan Ketua Ormas GRIB Kab. Kuningan

Ditempat terpisah Ketua LSM Penjara Indonesia Adi Tato menyampaikan pada Media ini, ingin menjaga Kondusifitas dengan pihak manapun atau dengan LSM/Ormas manapun salah-satunya dengan Ormas GRIB, kedatangan kami ke Wom Finance bukan untuk berbenturan dengan pihak manapun namun untuk memediasi suatu permasalahan adanya anggota kami yang motornya ditarik secara paksa oeleh oknum Dept Collektor dan kejadiannya pada malam hari. "Kami LSM Penjara Indonesia dengan LSM GRIB satu darah dan tidak ada permasalahan apapun." Tegasnya. (AFS82)


About Pewartasemesta 82

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply